Warga Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Brebes, diguncang penemuan mengerikan pada Senin (16/2). Sesosok mayat pria lansia ditemukan tergeletak tak bernyawa di dalam sebuah koper yang disembunyikan di rumah kosong. Namun, tak butuh waktu lama bagi aparat kepolisian untuk menyeret pelakunya ke balik jeruji besi.
Misteri ini terungkap saat seorang warga hendak membersihkan rumah kosong tersebut pada Senin siang. Saat menyapu, ia mencium bau amis yang menyengat. Setelah ditelusuri, sumber bau berasal dari sebuah koper yang sengaja ditimbun pasir di salah satu sudut ruangan.
“Merasa penasaran, koper itu digeser menggunakan besi holo. Ternyata, ada jari tangan manusia yang menyembul dari dalam koper tersebut,” ujar Sekretaris Desa Sukareja, Rohandi.
Identitas Korban dan Kekejaman Pelaku
Korban diidentifikasi sebagai Sapri (70), seorang warga setempat. Hasil penyelidikan mengungkap bahwa Sapri tewas di tangan Rokib (45) secara brutal. Pelaku menghabisi nyawa lansia tersebut dengan hantaman batu berkali-kali ke arah kepala, dada, hingga tengkuk korban.
Setelah memastikan korban tewas, Rokib berusaha menghilangkan jejak dengan memasukkan jasad Sapri ke dalam koper dan menyembunyikannya di rumah yang belum selesai pembangunannya tersebut.
Penangkapan Kilat dalam 24 Jam
Meski sempat melarikan diri ke luar provinsi, pelarian Rokib berakhir singkat. Tim Resmob Satreskrim Polres Brebes berhasil melacak jejaknya hingga ke wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
“Kami berhasil mengungkap kasus pembunuhan ini dalam waktu kurang dari 24 jam. Pelaku berinisial R kami bekuk di Majalengka dini hari tadi,” tegas Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, Selasa (17/2/2026).
Atas tindakan kejinya, Rokib kini harus menghadapi konsekuensi hukum yang berat. Polisi menjeratnya dengan Pasal 479 KUHP (mengacu pada Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang baru).
“Ancamannya adalah hukuman 20 tahun penjara,” pungkas AKBP Lilik. Kini, pelaku telah diamankan di Mapolres Brebes untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara motif di balik pembunuhan sadis ini masih terus didalami oleh penyidik.