Jagat sepak bola dunia kini tertuju pada radar penerbangan internasional. Megabintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo, dilaporkan telah melakukan evakuasi mandiri dari Riyadh, Arab Saudi. Di tengah eskalasi konflik yang memanas di Timur Tengah, pemain berjuluk CR7 ini memilih memboyong keluarganya kembali ke Madrid, Spanyol, demi menghindari risiko zona perang.
Langkah drastis ini diambil tepat setelah serangan drone Iran menghantam sejumlah titik vital di ibu kota Saudi, termasuk wilayah sekitar Kedutaan Besar Amerika Serikat. Ronaldo, yang dikenal sangat protektif terhadap keluarganya, dikabarkan tidak ingin berjudi dengan keselamatan Georgina Rodriguez dan anak-anaknya di tengah eksodus besar-besaran warga asing.
Data pelacakan penerbangan mengungkap pergerakan jet pribadi Bombardier Global Express 6500 milik Ronaldo senilai Rp1,3 triliun. Pesawat mewah itu tertangkap radar meninggalkan wilayah udara Saudi pada pukul 20.00 waktu setempat.
Menempuh perjalanan selama tujuh jam melintasi langit Mesir dan luasnya Laut Mediterania, jet tersebut mendarat di Madrid sesaat sebelum pukul 01.00 dini hari. Keberangkatan yang terkesan tergesa-gesa ini sejalan dengan peringatan keamanan dari negara-negara Barat yang meminta warga mereka segera meninggalkan wilayah Teluk.
Sepak Bola yang Lumpuh oleh Peluru
Perang tidak hanya memicu eksodus pemain, tetapi juga melumpuhkan kompetisi. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah resmi menghentikan sementara seluruh agenda pertandingan, termasuk laga krusial Al Nassr di Liga Champions AFC.
“Mengingat perkembangan situasi di Timur Tengah, seluruh pertandingan wilayah Barat akan dijadwal ulang demi menjamin keselamatan pemain dan penggemar,” tulis pernyataan resmi AFC. Pengumuman ini menjadi “lampu hijau” bagi pemain asing seperti Ronaldo untuk mencari perlindungan di luar kawasan konflik tanpa beban jadwal tanding.
Keberadaan Ronaldo di Madrid juga memicu spekulasi medis. Penyerang berusia 41 tahun ini diketahui tengah berjuang pulih dari cedera otot yang didapatnya saat melawan Al-Fahya. Jeda kompetisi akibat perang ini dimanfaatkan Ronaldo untuk menjalani pemulihan intensif di fasilitas medis pribadinya di Madrid.
Kini, pertanyaan besar menggantung di langit Riyadh: Kapan Sang Megabintang akan kembali? Dengan situasi keamanan yang masih sangat cair, kepulangan CR7 ke Al Nassr tetap menjadi misteri yang bergantung pada meredanya dentuman rudal di tanah Arab.