JAKARTA – Pertanyaan tentang masa depan Fernando Alonso di Formula 1 semakin menguat setelah awal musim 2026 yang buruk bagi Aston Martin. Kepala tim Adrian Newey menilai Alonso kini berada dalam “kondisi mental yang sulit” menyusul performa mengecewakan tim Silverstone.
Aston Martin disebut sebagai tim terburuk di grid, dengan mobil AMR26 hanya mampu bertahan 25 lap pada balapan pembuka di Melbourne. Masalah utama berasal dari getaran berlebihan unit daya Honda baru yang merusak baterai hingga tim kehabisan suku cadang. Selain itu, keterlambatan empat bulan dalam program terowongan angin membuat pengembangan sasis tertinggal jauh.
Harapan Alonso meraih gelar dunia ketiga pun semakin tipis. Juara dunia 2005–2006 itu kini berusia 45 tahun dan kontraknya berakhir akhir musim ini. “Dia adalah salah satu yang terbaik. Kemampuannya seharusnya memberinya lebih banyak gelar daripada dua kejuaraan dan 32 kemenangan balapan,” ujar Newey, dilansir dari Motorsport, Jumat (6/3/2026).
Meski begitu, Newey tetap memuji kualitas Alonso. “Dia masih sangat cepat, sangat berbakat, sangat cerdas. Reaksinya luar biasa, bahkan tahun lalu dia tercatat sebagai pembalap dengan waktu reaksi tercepat. Namun, bagi Fernando, ini adalah situasi mental yang sulit saat ini,” katanya.
Alonso sendiri memilih tetap optimistis terhadap Honda. “Saya 100% yakin bahwa Honda akan memperbaiki masalah ini karena mereka sudah pernah melakukannya di masa lalu. Mereka akan selalu kompetitif dan menjadi mesin terbaik di Formula 1. Masalahnya hanya waktu,” ucapnya.
Ia menambahkan, keputusan masa depannya akan bergantung pada perkembangan tim. “Kita akan menjalani balapan demi balapan dan bulan demi bulan. Mudah-mudahan, kita bisa melihat peningkatan dalam jangka pendek. Itu juga akan membantu keputusan saya untuk tahun depan…” pungkas Alonso.