TEHERAN, IRAN – Persiapan Timnas Iran menghadapi Piala Dunia 2026 masih diwarnai kendala administrasi. Hingga kini, hanya empat perwakilan tambahan yang berhasil memperoleh visa masuk ke Amerika Serikat, sementara 11 anggota delegasi lainnya masih belum mendapatkan izin perjalanan.
Berdasarkan laporan BBC, sebelumnya sebanyak 15 perwakilan Timnas Iran tidak memperoleh visa untuk masuk ke Amerika Serikat menjelang turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut. Mereka terdiri dari sejumlah pejabat federasi hingga anggota tim yang memiliki peran penting dalam operasional skuad nasional.
Kondisi tersebut memaksa Iran mengalihkan basis persiapannya dari Amerika Serikat ke Meksiko. Dari lokasi tersebut, sejumlah anggota delegasi kembali mengajukan permohonan visa dengan harapan dapat mendampingi tim selama gelaran Piala Dunia 2026.
Hasilnya, empat orang berhasil mendapatkan persetujuan visa. Mereka terdiri dari dua anggota staf teknis yang bertugas sebagai analis tim serta dua perwakilan dari departemen internasional Federasi Sepak Bola Iran.
Meski demikian, enam pemohon lainnya kembali menerima penolakan. Mereka merupakan sosok-sosok yang memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas Timnas Iran selama turnamen berlangsung.
Beberapa nama yang belum mendapatkan visa antara lain Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) Mehdi Taj, seorang wakil presiden federasi, dua administrator tim yang bertanggung jawab terhadap operasional skuad nasional, seorang petugas media, serta petugas keamanan tim. Sementara itu, satu petugas media lainnya memilih tidak mengajukan kembali permohonan visa setelah sebelumnya ditolak.
Situasi tersebut membuat Iran belum dapat membawa seluruh personel pendukungnya ke Amerika Serikat, yang menjadi lokasi seluruh pertandingan mereka di fase grup Piala Dunia 2026.
Tim berjuluk Team Melli dijadwalkan menjalani tiga laga Grup G di wilayah Amerika Serikat. Mereka akan bertanding melawan Belgia, Mesir, dan Selandia Baru dalam rangkaian pertandingan yang berlangsung pada 16 hingga 27 Juni 2026.
Keterbatasan jumlah delegasi yang dapat memasuki Amerika Serikat berpotensi memengaruhi aspek operasional dan pendampingan tim selama turnamen. Meski demikian, Iran tetap melanjutkan persiapan dengan harapan seluruh kebutuhan tim dapat terpenuhi menjelang laga pembuka Piala Dunia 2026.