JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) saat ini menerapkan status siaga 3 di seluruh jajarannya sebagai bagian dari upaya menjaga kesiapsiagaan operasional menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Status ini menekankan pemeliharaan kesiapan tempur tanpa mengganggu rutinitas kedinasan prajurit.
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, menjelaskan bahwa siaga 3 merupakan tahap rutin untuk memastikan seluruh satuan TNI tetap dalam kondisi siap operasional.
“Perlu saya sampaikan bahwa status siaga 3 merupakan bagian dari kesiapan satuan TNI dalam memelihara kesiapsiagaan operasional,” katanya kepada wartawan.
Menurutnya, pelaksanaan siaga 3 melibatkan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan personel, satuan-satuan khusus, serta alat utama sistem senjata (alutsista). Namun, prajurit tetap menjalankan tugas kedinasan sehari-hari sesuai tanggung jawab masing-masing.
“Namun dalam pelaksanaannya, prajurit TNI tetap dapat melaksanakan kegiatan kedinasan di satuan seperti biasa sesuai tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,” ucap Aulia.
Aulia tidak merinci durasi penerapan status ini maupun pemicu spesifik di baliknya. Penjelasan serupa juga disampaikan sebelumnya oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, yang menegaskan penurunan dari siaga 1 ke siaga 3 bukan respons terhadap konflik atau ancaman perang.
Sebelumnya, TNI AD menerapkan siaga 1 sesuai telegram Panglima TNI yang ditandai dengan apel gelar pasukan di Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/3/2026). Tahap itu difokuskan pada pemeriksaan kelengkapan alutsista dan kesiapan seluruh elemen prajurit.
“Kita melaksanakan kegiatan siaga 3 karena juga kita akan melaksanakan kegiatan Idul Fitri,” kata Donny saat ditemui awak media di Mabes TNI AD, Kamis (12/3).
Donny menambahkan, setelah pemeriksaan siaga 1 rampung, eskalasi diturunkan menjadi siaga 3 untuk menghadapi periode Lebaran.
“Jadi, eskalasi diturunkan jadi siaga 3. Demikian untuk kita menghadapi rencana kegiatan Idul Fitri,” jelas Donny.
Saat ini, personel TNI AD telah dikerahkan untuk mengamankan objek vital negara sepanjang bulan suci Ramadhan. Mereka juga ditempatkan di titik-titik keramaian guna memastikan arus mudik serta libur Lebaran 2026 berlangsung aman, kondusif, dan minim gangguan.
Penerapan siaga 3 ini menjadi langkah preventif TNI dalam mendukung kelancaran perayaan Idul Fitri, sekaligus menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah mobilitas masyarakat yang tinggi selama musim mudik.