Jangan biarkan ketupat buatan Anda terbuang percuma hanya karena salah simpan. Berdasarkan saran dari pakar pangan dan tradisi turun-temurun, berikut adalah cara menjaga kualitas ketupat Anda:
1. Kulkas Adalah Sahabat Terbaik
Profesor Sugiyono dari IPB University menyarankan kulkas sebagai tempat penyimpanan paling praktis. Di dalam suhu dingin, ketupat bisa bertahan hingga 7-9 hari.
Meskipun teksturnya akan mengeras saat dingin, Anda cukup mengukusnya kembali sebelum disajikan untuk mendapatkan tekstur lembut dan pulen seperti baru matang.
2. Gunakan Janur Muda Berkualitas
Ketahanan ketupat dimulai sejak pemilihan bungkusnya. Daun janur kelapa yang masih muda dan lentur adalah pelindung terbaik. Pastikan daun dalam kondisi kuat dan tidak sobek agar beras terlindungi sempurna selama proses perebusan dan penyimpanan.
3. Rahasia Air Kapur Sirih
Ingin ketupat lebih kenyal dan awet secara alami? Campurkan sedikit air kapur sirih pada beras sebelum dibungkus. Air kapur sirih bertindak sebagai pengawet alami yang membuat tekstur ketupat lebih solid dan tidak mudah ditumbuhi bakteri penyebab basi.
4. Ritual “Mandi” Air Dingin Setelah Matang
Begitu diangkat dari panci, segera siram ketupat dengan air dingin yang mengalir. Langkah ini krusial untuk membilas sisa lendir, kotoran, dan air rebusan yang menempel pada kulit ketupat. Lendir yang tertinggal adalah “undangan” bagi jamur untuk tumbuh lebih cepat.
5. Jangan Biarkan Terendam, Segera Gantung!
Kesalahan terbesar adalah membiarkan ketupat dingin di dalam air sisa rebusan. Segera tiriskan dan gantung ketupat di tempat yang terbuka agar diangin-anginkan.
Menggantung ketupat membuat sisa air menetes sempurna dan permukaan daun cepat kering. Ketupat yang digantung di suhu ruang bisa bertahan 2-3 hari tanpa perubahan rasa.