JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), memastikan kebijakan potongan tarif tol sebesar 30 persen di ruas Jalan Tol Trans Jawa masih berlaku hingga Senin (16/3/2026).
VP Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa insentif tarif ini diterapkan untuk mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2026/Idulfitri 1447 H. “Potongan tarif tol sebesar 30% sudah diberlakukan tadi malam tanggal 15 Maret 2026 pukul 00.00 WIB sampai dengan tanggal 16 Maret 2026 pukul 24.00 WIB,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Diskon berlaku khusus bagi pengguna yang melakukan perjalanan menerus dari Jakarta menuju Semarang, dengan transaksi di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung Batang–Semarang. Seluruh golongan kendaraan dapat menikmati fasilitas ini dengan syarat menggunakan uang elektronik dengan saldo mencukupi.
Pada ruas Batang–Semarang yang dikelola PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), pengguna jalan bahkan bisa memperoleh akumulasi potongan hingga 46 persen. “Khusus pada ruas Batang–Semarang yang dikelola PT JSB, pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus juga memperoleh tambahan potongan tarif sehingga total potongan mencapai sekitar 46%,” tambah Ria.
PT JSB sebelumnya telah memberlakukan diskon tarif sebesar 23 persen untuk seluruh transaksi di ruas Batang–Semarang sejak 12 Maret hingga 31 Maret 2026. Kebijakan ini menjadi strategi manajemen lalu lintas agar pergerakan kendaraan tidak menumpuk pada satu titik waktu puncak.
Untuk arus balik, JTT juga menjadwalkan pemberian diskon serupa pada 26–27 Maret 2026, berlaku dari arah Semarang menuju Jakarta. “Melalui kebijakan potongan tarif ini, kami berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik serta memanfaatkan waktu perjalanan di luar periode puncak,” tegas Ria.
Selain itu, JTT mengimbau pengguna jalan memastikan kondisi fisik dan kendaraan tetap prima serta mematuhi arahan petugas demi kelancaran perjalanan.