JATIM – Ledakan terjadi di Masjid Raya Pesona, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur saat jamaah sedang menjalankan Sholat Tarawih. Diduga asal ledakan terdengar dari tempat wudhu pria.
Dari video amatir, sejumlah jamaah panik berhamburan sesaat setelah terjadinya ledakan di masjid kompleks Perumahan Pesona Regency itu.
Polres Jember yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi dan memasang police line. Kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta melakukan strerilisasi masjid dari warga yang akan mendekati lokasi.
Menurut Fadil, takmir masjid, tempat wudhu pria mengalami kerusakan seperti plafon papan dan tembok yang retak akibat ledakan. “Sumber ledakan diduga dari dalam lemari (di tempat wudhu),” ujarnya, Senin (16/3/2026).
Sedangkan Agus, jamaah masjid, mengungkapkan saat ledakan terjadi jamaah baru menyelesaikan Tarawih 13 rakaat. Namun, Tarawih masih sempat dilanjutkan hingga rakaat 14.
Ledakan yang terjadi, menurut Agus, sangat kuat dan besar hingga membuat plafon hancur termasuk dinding di area tempat wudu pria. Agus berharap agar polisi cepat mengungkap asal muasal ledakan dan kasus ledakan ini tidak terulang.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, menyatakan masih melakukan penyelidikan dan belum dapat melakukan analisis. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Tim Gegana juga langsung melakukan olah TKP dan belum dapat memastikan ledakan tersebut bom atau lainnya. “Kita belum bisa melakukan analisis lebih jauh,” katanya.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto turun langsung ke lokasi ledakan dan melakukan briefing kepada Kapolres Jember dan jajaran terkait kronologi kejadian ledakan masjid tersebut saat jamaah sedang Tarawih. Tak lama kemudian, Kapolda meninggalkan lokasi kejadian.
Sementara itu, Tim Labfor Polda Jawa Timur juga turun langsung ke lokasi kejadian melakukan analisis laboratorium dan mengambil sampel reruntuhan untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan di Polda Jawa Timur.
Guna mengetahui barang atau benda yang mengakibatkan ledakan tersebut, Tim Labfor mengecek berbagai titik di lokasi tersebut.