JAKARTA β Aston Villa membuka peluang mempertahankan Jadon Sancho secara permanen dari Manchester United, namun keputusan final masih sangat bergantung pada satu syarat krusial yang kini menjadi fokus utama klub.
Pemain asal Inggris itu sebelumnya didatangkan Aston Villa dengan status pinjaman dari Manchester United pada awal musim, dalam situasi yang sempat dinilai sebagai langkah darurat setelah aktivitas transfer klub yang kurang memuaskan.
Mengutip laporan TeamTalk, Senin, sepanjang musim berjalan, kontribusi Sancho terbilang belum konsisten karena lebih sering menjadi pemain pelapis dan baru mencatatkan delapan kali sebagai starter di Premier League.
Meski begitu, performanya mulai menunjukkan peningkatan signifikan menjelang jeda internasional, termasuk peran vital dalam kemenangan penting melawan Lille dan West Ham United.
Situasi kontraknya di Manchester United juga menjadi faktor kunci, mengingat Sancho dipastikan akan berstatus bebas transfer pada akhir musim setelah klub memutuskan tidak mengaktifkan opsi perpanjangan kontraknya.
Ketertarikan dari Borussia Dortmund pun kembali mencuat, membuka peluang reuni dengan klub yang pernah membesarkan namanya di Bundesliga.
Namun demikian, Aston Villa masih memiliki kesempatan untuk mengamankan jasa sang winger secara permanen, dengan syarat utama mereka mampu mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
Manajer Unai Emery disebut telah memberikan lampu hijau untuk mempertahankan Sancho, sementara pembicaraan awal dengan pihak pemain juga dilaporkan berjalan positif.
Keputusan akhir tetap akan bergantung pada ambisi Villa di kompetisi domestik, terutama dalam perburuan posisi empat besar yang menjadi penentu daya tarik klub di mata pemain.
Di sisi lain, Sancho juga dikabarkan mempertimbangkan berbagai opsi lain, termasuk tawaran dari klub Italia hingga potensi hijrah ke Liga Arab Saudi, meski faktor gaji menjadi kendala tersendiri.
Dengan kondisi tersebut, saga transfer Sancho diprediksi akan menjadi salah satu cerita menarik yang patut dinantikan hingga akhir musim.***