NINGBO – Langkah Mohammad Zaki Ubaidillah atau Ubed di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026 melaju ke babak utama sekaligus memperkuat sektor tunggal putra Indonesia dalam turnamen bergengsi yang digelar di Ningbo Olympic Sports Center, Ningbo, China.
Keberhasilan Ubed menembus babak utama BAC 2026 tidak hanya menambah kedalaman skuad Merah Putih, tetapi juga menjadi sinyal kebangkitan performanya setelah melewati periode kurang optimal di sejumlah turnamen sebelumnya.
Dalam perjalanan menuju babak utama BAC 2026, Ubed tampil dominan dengan mencatatkan dua kemenangan straight game yang mempertegas kesiapan fisik dan mentalnya menghadapi kompetisi level Asia, Selasa (7/4/2026).
Pebulu tangkis muda yang akrab disapa Ubed itu membuka langkahnya di babak kualifikasi dengan kemenangan meyakinkan atas Dmitriy Panarin asal Kazakhstan melalui skor telak 21-9, 21-11.
Momentum positif tersebut berlanjut saat Ubed menghadapi Bharath Latheesh dari Uni Emirat Arab, di mana ia kembali tampil solid dan menutup pertandingan dengan skor 21-11, 21-10.
“Hari ini saya bersyukur, alhamdulillah bisa diberi kemenangan tanpa cedera. Ada dua pertandingan dan sudah lumayan enak mainnya walau masih terus adaptasi dengan kondisi di lapangan. Senang bisa ke babak utama,” kata Ubed dalam keterangan resmi PP PBSI setelah laga.
Kemenangan atas Latheesh menjadi penentu utama karena kedua pemain sama-sama mengoleksi kemenangan sebelumnya, namun Ubed unggul secara performa setelah tampil lebih efisien tanpa harus bermain tiga gim.
Pada awal gim pertama laga penentuan, Ubed sempat mendapat tekanan ketika tertinggal tipis 4-5 sebelum berhasil menyamakan ritme permainan saat skor 8-8.
Situasi berubah ketika Ubed mampu merebut momentum melalui raihan tiga poin beruntun yang membawanya unggul saat interval gim pertama.
Selepas jeda, permainan Ubed semakin stabil dan agresif sehingga mampu mengontrol jalannya pertandingan tanpa memberi ruang bagi lawan untuk berkembang.
Dominasi tersebut berlanjut pada gim kedua ketika Ubed langsung tancap gas dengan keunggulan cepat 8-2 yang kemudian melebar menjadi 11-3 saat interval.
Dengan permainan yang konsisten, ia terus menjaga jarak poin hingga mencapai 18-8 sebelum akhirnya menutup pertandingan dalam durasi sekitar 35 menit.
Hasil ini memastikan Indonesia kini memiliki tiga wakil di sektor tunggal putra pada babak utama BAC 2026 setelah sebelumnya Jonatan Christie dan Alwi Farhan lolos melalui jalur peringkat dunia.
Bagi Ubed, keberhasilan ini menjadi momentum penting dalam debutnya di Kejuaraan Asia sekaligus ajang pembuktian diri di level kompetisi yang lebih tinggi.
“Ini debut saya di BAC, saya ingin memberikan yang terbaik. Hasil di dua turnamen Eropa kemarin memang kurang bagus, tapi saya banyak belajar dari sana, termasuk saat bertemu Li Shi Feng dan Yushi Tanaka.”
“Semoga itu bisa jadi pembelajaran untuk tampil lebih baik di sini,” ujarnya.
Pada babak pertama nanti, Ubed akan langsung dihadapkan pada ujian berat dengan menghadapi wakil Jepang, Koki Watanabe, yang dikenal memiliki permainan cepat dan disiplin tinggi.
“Lawan Koki Watanabe pastinya tidak mudah. Saya harus kuat pikirannya dan nanti pasti ada evaluasi serta perencanaan strategi dengan pelatih,” kata Ubed.***