NINGBO – Langkah pasangan ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil, harus terhenti lebih cepat pada ajang Badminton Asia Championships 2026 (BAC 2026).
Bertanding pada Selasa (7/4/2026) sore waktu setempat di Ningbo Olympic Sports Center, China, Adnan/Indah gagal melewati babak 32 besar setelah kalah dari wakil Taiwan.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Court 3 selama 31 menit, Adnan/Indah harus mengakui keunggulan pasangan Taiwan, Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan, lewat dua gim langsung.
Pasangan Indonesia takluk dengan skor 16-21 dan 18-21 dalam duel yang berlangsung cukup ketat namun tetap berada dalam kendali lawan.
Secara ranking dunia BWF, Adnan/Indah sebenarnya hanya terpaut tujuh peringkat dari lawannya, yakni berada di posisi ke-19, sementara Ye/Nicole menempati peringkat ke-12 dunia.
Perbedaan peringkat yang tidak terlalu jauh membuat laga ini sejatinya berlangsung terbuka, namun pasangan Taiwan mampu tampil lebih konsisten dalam memanfaatkan peluang.
Ini juga menjadi pertemuan pertama bagi kedua pasangan di level internasional, sehingga faktor adaptasi strategi dan pembacaan permainan menjadi kunci penting dalam pertandingan tersebut.
Sayangnya, Adnan/Indah belum mampu menemukan ritme terbaiknya sejak awal pertandingan hingga akhirnya harus mengakhiri langkah lebih cepat di turnamen bergengsi ini.
Hasil ini membuat Indonesia kehilangan satu wakil di sektor ganda campuran pada fase awal BAC 2026 yang memperebutkan total hadiah sebesar USD 550.000.
Di laga lainnya ganda campuran Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti kalah dari wakil Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran, 9-21, 14-21.
Dengan demikian pasangan ganda campuran Indonesia di ajang ini tersisa dua pasangan yakni Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.***