JAKARTA – Timnas Argentina tinggal satu kemenangan lagi untuk mengukir sejarah langka dengan mempertahankan gelar juara Piala Dunia.
Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Argentina melawan Spanyol di MetLife Stadium, Minggu waktu setempat atau Senin dini hari WIB.
Laga tersebut menjadi final pertama yang mempertemukan juara Eropa melawan juara Amerika Selatan dalam sejarah Piala Dunia.
Argentina datang sebagai juara bertahan sekaligus membawa peluang mencatat rekor yang belum tercipta selama puluhan tahun.
Tim berjuluk La Albiceleste memastikan tiket final usai membalikkan keadaan dan mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal.
Lionel Messi menjadi inspirator kemenangan setelah menyumbang dua assist yang mengubah jalannya pertandingan.
Enzo Fernández menyamakan skor melalui tembakan jarak jauh pada menit-menit akhir pertandingan.
Lautaro Martínez kemudian memastikan kemenangan lewat sundulan pada masa tambahan waktu.
Kesuksesan itu membuka peluang Argentina mempertahankan trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun.
Dalam sejarah Piala Dunia putra selama 96 tahun, hanya dua negara yang pernah mempertahankan gelar.
Italia menjadi tim pertama setelah menjuarai edisi 1934 dan kembali menjadi kampiun pada 1938.
Brasil kemudian mengikuti jejak tersebut dengan merebut gelar beruntun pada 1958 dan 1962.
Jika mengalahkan Spanyol, Argentina akan menjadi negara ketiga yang mencatat prestasi serupa.
Mempertahankan gelar Piala Dunia pada era modern dianggap sebagai salah satu pencapaian tersulit dalam olahraga.
Hanya tiga juara bertahan yang mampu kembali mencapai final pada edisi berikutnya tetapi gagal mempertahankan trofi.
Argentina pernah mengalaminya setelah menjadi juara pada 1986 lalu kalah 0-1 dari Jerman Barat di final 1990.
Brasil juga gagal mempertahankan gelar setelah kalah 0-3 dari Prancis pada final Piala Dunia 1998.
Prancis mengalami nasib serupa ketika takluk dari Argentina melalui adu penalti pada final Piala Dunia 2022.
Pertemuan Argentina dan Spanyol juga menjadi duel dua tim paling sukses di level internasional dalam beberapa tahun terakhir.
Spanyol lebih dulu mencetak sejarah dengan menjuarai Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012.
Argentina menyamai pencapaian itu melalui gelar Copa América 2021, Piala Dunia 2022, serta Copa América 2024.
Rangkaian prestasi tersebut mengakhiri penantian gelar Argentina selama 28 tahun yang sebelumnya diwarnai tujuh kekalahan di partai final.
Kemenangan di final nanti akan membuat Argentina menjadi negara pertama yang memenangi empat turnamen besar internasional secara beruntun.
Prestasi tersebut akan semakin mengukuhkan Lionel Messi dan rekan-rekannya sebagai salah satu generasi terbaik sepanjang sejarah sepak bola dunia.***