JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Oleh Soleh, memberikan dukungan penuh atas kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia yang dijadwalkan bertemu langsung dengan Presiden Vladimir Putin. Kunjungan tersebut dinilai memiliki nilai strategis tinggi di tengah ketegangan geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah dan ancaman terhadap ketahanan energi nasional.
Menurut Oleh Soleh, pertemuan bilateral ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk aktif berkontribusi dalam upaya perdamaian dunia. “Kunjungan ke Rusia sangat penting dalam membahas kondisi geopolitik global. Ini menunjukkan keseriusan Presiden Prabowo dalam mewujudkan keamanan dan perdamaian dunia,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Indonesia dan Rusia memiliki peluang besar untuk menjadi katalisator perdamaian internasional. Sebagai negara non-blok yang konsisten, Indonesia dapat mengusulkan langkah konkret berupa gencatan senjata permanen, terutama untuk mengakhiri konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat yang hingga kini masih berlanjut.
“Indonesia bersama Rusia harus menyuarakan perdamaian dunia. Kita bisa mengusulkan gencatan senjata permanen antara Iran dan Amerika, serta mendorong penghentian berbagai konflik bersenjata,” tegas Oleh Soleh.
Politikus PKB itu juga menyoroti posisi Rusia yang saat ini sedang menjalin komunikasi intensif dengan Iran menyusul kebuntuan negosiasi antara Tehran dan Washington. Kondisi tersebut, menurutnya, membuka peluang diplomasi yang lebih luas. Indonesia, dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif, diharapkan dapat turut serta dalam mediasi damai tanpa terjebak dalam blok kekuatan mana pun.
Selain isu keamanan global, kunjungan Presiden Prabowo juga diharapkan memperkuat kerja sama bilateral di sektor energi. Oleh Soleh menekankan pentingnya memastikan pasokan minyak dan stabilitas harga energi bagi Indonesia di tengah gejolak pasar dunia.
“Dalam lawatan ini, Presiden Prabowo juga bisa menguatkan kerja sama energi, sehingga pasokan minyak tetap aman dan stabil. Ini penting agar tidak terjadi gejolak harga yang berdampak pada perekonomian nasional,” tegasnya.
Kerja sama energi dengan Rusia, lanjut Oleh Soleh, akan menjadi fondasi utama ketahanan energi Indonesia ke depan. Dengan semakin tidak menentunya situasi geopolitik dunia, diversifikasi mitra energi strategis menjadi kebutuhan mendesak bagi perekonomian nasional.
Melalui kunjungan ini, Komisi I DPR RI berharap Indonesia tidak hanya semakin aktif dalam panggung diplomasi global, tetapi juga mampu mengamankan kepentingan nasional di dua bidang krusial: stabilitas perdamaian kawasan dan ketahanan energi jangka panjang.
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia ini pun diharapkan menjadi langkah nyata Indonesia dalam menjaga keseimbangan kepentingan nasional sekaligus berkontribusi pada stabilitas dunia yang semakin tidak pasti.