JATIM – Prajurit Batalyon Perbekalan dan Peralatan Angkutan 2/MWJ/2 Kostrad terus meningkatkan kesiapan tempur dengan menggelar latihan teknis pengoperasian dan pemeliharaan Parasut Utama Orang (PUO) Military Static Parachute. Kegiatan ini dilakukan untuk menunjang keamanan dan keselamatan dalam setiap operasi lintas udara.
Latihan tersebut diikuti 10 personel dari peleton perbekalan dan peralatan Yonbekang 2 Kostrad di, Jakarta Utara, Jumat (17/4/2026). Program ini sekaligus menjadi bagian dari pengenalan alutsista baru hasil pengadaan Tahun Anggaran 2026.
Fokus utama pelatihan adalah meningkatkan kemampuan personel dalam menangani perlengkapan penerjunan modern agar siap digunakan dalam berbagai misi operasi.
Selama kegiatan, peserta mendapat pembekalan mengenai pemeriksaan menyeluruh terhadap komponen parasut. Setiap bagian diperiksa secara detail, mulai dari kondisi kain utama, tali penarik atau risers, hingga sistem pengunci, guna memastikan tidak ada kerusakan yang dapat mengganggu fungsi saat digunakan.
Selain pemeriksaan teknis, prajurit juga dilatih melakukan pelipatan parasut sesuai standar operasional prosedur terbaru. Simulasi perawatan jangka panjang turut diberikan agar kualitas parasut tetap terjaga meski digunakan dalam kondisi lapangan yang beragam.
Komandan Yonbekang 2/MWJ/2 Kostrad Letkol Cba Milik menegaskan, latihan tersebut merupakan langkah penting dalam menjamin keselamatan personel saat menjalankan tugas lintas udara.
“Parasut adalah nyawa bagi prajurit lintas udara. Setiap personel harus memahami secara detail, karena kesalahan sekecil apa pun tidak bisa ditoleransi,” ujar Milik.
Ia menjelaskan, parasut generasi terbaru yang digunakan memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya berbahan lebih ringan, memiliki daya tahan gesek tinggi, serta sistem pengembangan yang lebih stabil saat penerjunan.
Menurutnya, penguasaan terhadap perlengkapan modern harus diimbangi dengan disiplin teknis dan profesionalisme personel. Dengan begitu, setiap operasi dapat berjalan aman, efektif, dan sesuai target misi.
Melalui pelatihan ini, Yonbekang 2 Kostrad berharap seluruh prajurit semakin siap menghadapi tantangan operasi lintas udara di masa mendatang, sekaligus memperkuat kemampuan satuan dalam mendukung mobilitas pasukan di berbagai medan penugasan.