Garuda Tv – Pemerintah resmi memperkenalkan sistem pelabelan gizi Nutri-Level untuk mengubah gaya hidup konsumsi masyarakat. Dengan kategori huruf A hingga D, label ini dirancang menjadi “alarm” visual bagi konsumen untuk membatasi asupan Gula, Garam, dan Lemak (GGL).
Namun, di balik misi kesehatan tersebut, kebijakan ini mulai memicu perdebatan hangat antara kemudahan bagi konsumen dan kecemasan bagi pelaku usaha kecil.
Di tengah maraknya makanan olahan dan gaya hidup serba instan, konsumsi gula masyarakat Indonesia terus melonjak. Dampaknya nyata: penyakit tidak menular seperti diabetes kini mulai menyerang usia yang jauh lebih muda. Nutri-Level hadir sebagai panduan praktis agar konsumen lebih sadar akan risiko kesehatan dari setiap produk kemasan yang mereka beli.
Bagi banyak orang tua dan konsumen umum, kehadiran label ini disambut sebagai angin segar. “Dengan adanya Nutri-Level, akan lebih gampang kita pilihnya kalau sudah dilabeli di masing-masing produk,” ujar Nita, salah seorang konsumen di Jakarta.
Meski tujuannya mulia, sistem ini tak luput dari kritik. Sebagian ahli menilai pelabelan satu huruf terlalu menyederhanakan kompleksitas nutrisi. Ada kekhawatiran bahwa konsumen justru salah memahami informasi jika hanya terpaku pada satu indikator tanpa melihat kebutuhan gizi secara menyeluruh.
Tantangan terbesar justru muncul dari sisi produsen, khususnya pelaku UMKM dan pedagang minuman kekinian. Selain kendala biaya sertifikasi dan kesiapan teknis, ada ketakutan akan penurunan omzet. Para penjual mengkhawatirkan label ini akan menciptakan stigma negatif terhadap produk mereka.
“Kita cukup khawatir soal label gula itu. Masyarakat jadi mikir dua kali buat beli kopi karena ada kadar gulanya. Pemerintah juga belum kasih solusi untuk pedagang kecil seperti kami,” ungkap Nizar, seorang penjual minuman.
Selain itu, transparansi data gizi menjadi kunci utama. Tanpa pengawasan yang ketat, label Nutri-Level dikhawatirkan hanya menjadi formalitas administratif tanpa dampak edukatif yang substansial.
Caption, Editor & Upload: Tijani
GARUDA TV – Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya
Saksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:
www.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45
Scan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.
🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel https://www.youtube.com/@garudatv.official
🔴 Follow our Official TikTok https://www.tiktok.com/@garudatvnews
🔴 Like our Official Facebook https://www.facebook.com/garudatv.official
🔴 Follow our Official Instagram https://www.instagram.com/garudatv.official/