JAKARTA – Kejutan besar terjadi turnamen Madrid Open 2026 setelah petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka tersingkir secara dramatis.
Sabalenka membuka jalan bagi Mirra Andreeva untuk menjadi unggulan tertinggi yang tersisa di babak semifinal.
Hasil tak terduga ini terjadi usai Sabalenka dikalahkan oleh petenis Amerika Hailey Baptiste dengan skor ketat 6-2, 2-6, 6-7(8) dalam duel sengit berdurasi dua setengah jam pada babak perempat final.
Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri dominasi panjang Sabalenka yang sebelumnya mencatatkan 15 kemenangan beruntun di berbagai turnamen elite.
“Dia tidak bisa mematahkan servis saya. Di sini, gim pertama, set kedua, saya melakukan dua kesalahan ganda secara tiba-tiba.”
“Rasanya itu memberinya kepercayaan diri. Setelah itu, dia mulai bermain lebih agresif. Dia bermain tenis dengan berani.”
“Apa yang bisa saya katakan? Bagus sekali,” ujar Sabalenka setelah pertandingan dikutip dari WTA.
Kemenangan Baptiste menjadi momen penting karena ia menjadi petenis pertama yang mampu mengalahkan Sabalenka dari posisi match point sejak Iga Swiatek melakukannya pada final Madrid 2024.
Performa impresif Baptiste juga memastikan dirinya menembus semifinal turnamen level WTA 1000 untuk pertama kalinya sepanjang kariernya.
“Saya bermain melawannya beberapa minggu yang lalu dan itu pertandingan yang cukup ketat,” kata Baptiste mengenai kekalahannya dari Sabalenka pada perempat final Miami Open 2026.
Dengan bekal pengalaman tersebut, Baptiste mengaku lebih siap menghadapi gaya permainan Sabalenka dan melakukan sejumlah penyesuaian taktik di pertandingan ini.
“Saya memiliki pemahaman yang lebih baik tentang cara bermain melawannya, dan bagaimana saya seharusnya bermain, penyesuaian yang perlu saya lakukan.”
“Saya hanya mencoba memainkan permainan saya, masih melakukan hal yang sama seperti yang telah saya lakukan, tetapi saya perlu melakukan beberapa penyesuaian dari terakhir kali kami bermain,” kata petenis berusia 24 tahun itu.
Di semifinal, Baptiste akan menghadapi tantangan berat dari Andreeva yang tampil solid usai menyingkirkan Leylah Fernandez lewat kemenangan straight set.
Pertemuan ini menjadi duel sarat gengsi karena Andreeva sebelumnya pernah mengalahkan Baptiste di Wimbledon, sehingga membuka peluang laga balas dendam.
“Melawan seseorang yang pernah saya lawan sebelumnya dan mengalahkan saya. Sedikit seperti tur balas dendam, saya rasa. Saya ingin kembali bermain sesuai gaya saya dan meraih kemenangan lagi,” kata Baptiste tentang menghadapi Andreeva.
Sementara itu, semifinal lainnya akan mempertemukan Marta Kostyuk melawan Anastasia Potapova yang tampil mengejutkan sebagai lucky loser.
Potapova sebelumnya mencuri perhatian setelah menumbangkan petenis peringkat dua dunia Elena Rybakina dengan skor 7-6(8), 6-4 di babak 16 besar.
Empat nama yang tersisa kini bersaing ketat demi mencatat sejarah dengan menembus final Madrid Open untuk pertama kalinya dalam karier mereka.***