JAKARTA – Detroit Pistons menjaga asa di playoff NBA setelah kemenangan dramatis atas Orlando Magic menjadi sorotan utama dalam laga krusial putaran pertama Wilayah Timur.
Bermain di kandang sendiri, Detroit Pistons sukses menundukkan Orlando Magic dengan skor 116-109 pada gim kelima, sekaligus memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 dalam seri best-of-seven.
Penampilan luar biasa ditunjukkan Cade Cunningham yang mencetak 45 poin dan mengukir rekor baru sebagai pencetak angka terbanyak dalam sejarah playoff klub.
Bertanding di Little Caesars Arena, Cunningham tampil sangat efisien dengan 13 dari 23 tembakan masuk, termasuk lima tripoin serta sempurna dalam 14 kali percobaan lemparan bebas.
Pebasket berusia 24 tahun itu menjadi penentu kemenangan lewat tembakan step-back jumper saat waktu tersisa 32 detik, memastikan timnya terhindar dari eliminasi di depan publik sendiri.
Detroit sempat memimpin hingga 15 poin di awal kuarter keempat sebelum Magic bangkit lewat performa impresif Paolo Banchero yang juga mencetak 45 poin.
Namun, kegagalan Banchero dalam tujuh dari 12 lemparan bebas menjadi faktor krusial yang menggagalkan upaya comeback tim tamu di momen akhir pertandingan.
Kontribusi tambahan datang dari Tobias Harris dengan 23 poin, serta Jalen Duren yang mencatat 12 poin dan sembilan rebound, ditambah Duncan Robinson dengan 12 angka.
Di kubu Magic, absennya Franz Wagner akibat cedera betis kanan memaksa tim mengandalkan pemain lain untuk menopang serangan.
Peran tersebut diisi Anthony Black dengan 19 poin, Desmond Bane mencetak 18 poin, serta Jalen Suggs menambah 10 angka.
Kekalahan ini memperpanjang catatan negatif Orlando yang belum pernah menang dalam sepuluh kesempatan gim kelima playoff saat bermain di kandang lawan.
Situasi ini juga membangkitkan memori musim 2003 ketika Pistons berhasil bangkit dari ketertinggalan 3-1 melawan Magic dan akhirnya membalikkan keadaan.
Kini, Orlando masih memiliki peluang mengunci tiket semifinal wilayah saat menjamu Detroit pada gim keenam yang akan digelar Sabtu (2/5).***