Drama highside mengerikan yang dialami Marc Marquez pada sesi Sprint Race MotoGP Prancis 2026 berujung duka bagi tim Ducati. Pabrikan asal Italia tersebut resmi mengumumkan bahwa sang juara dunia bertahan akan absen dalam balapan utama di Le Mans besok, serta seri berikutnya di Catalunya pekan depan.
Setelah kecelakaan hebat pada dua lap terakhir di sesi Sprint, Marquez terlihat terpincang-pincang dan tak mampu menumpu beban pada kaki kanannya saat kembali ke paddock. Hasil pemeriksaan medis dan rontgen di pusat medis Sirkuit Le Mans menunjukkan adanya patah tulang metatarsal kelima pada kaki kanannya.
“Marc dinyatakan tidak fit karena mengalami patah tulang metatarsal. Dia akan diterbangkan ke Madrid malam ini juga untuk menjalani operasi dalam beberapa hari ke depan,” bunyi pernyataan resmi dari Ducati.
Cidera ini menjadi pukulan telak bagi Marquez yang tengah berjuang mempertahankan gelar juaranya. Musim 2026 seolah menjadi “kutukan” bagi pembalap bernomor 93 ini. Hingga seri kelima, ia belum pernah sekalipun berdiri di podium balapan hari Minggu dan sudah dua kali gagal finis (DNF).
Kekalahan di sesi Sprint Le Mans membuat Marquez kini tertinggal jauh 51 poin dari pemimpin klasemen, Marco Bezzecchi (Aprilia). Jarak yang sangat lebar ini dipastikan akan semakin membengkak mengingat ia akan melewatkan dua seri balapan penuh yang krusial.
Ironisnya, cedera kaki ini terjadi saat Marquez masih berjuang memulihkan bahunya yang bermasalah sejak kecelakaan di GP Indonesia tahun lalu. Meskipun sempat memecahkan rekor lap di sesi Q1 dan mengamankan posisi start kedua, Marquez sempat mengakui secara jujur bahwa ia “kehilangan feeling” dan tidak mengerti cara menjinakkan motornya saat ini.
Di saat rekan setimnya, Pecco Bagnaia, tampil perkasa di posisi pole dan adiknya, Alex Marquez, menunjukkan progres positif, Marc justru harus kembali berurusan dengan ruang operasi. Kini, publik bertanya-tanya: Apakah “The Baby Alien” masih memiliki cukup waktu untuk bangkit dan mengejar ketertinggalan poinnya, ataukah takhta juara dunia 2026 resmi akan berpindah tangan?