Gunungkidul kehilangan salah satu putra terbaiknya. Rudi Indratna (56), anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gunungkidul yang sempat viral karena jatuh pingsan saat menunggu lampu merah, dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (10/5/2026) dini hari.
Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala UPT Damkarmat Gunungkidul, Handoko. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit pada pukul 01.20 WIB setelah berhari-hari tak sadarkan diri sejak insiden jatuhnya pada Selasa (5/5).
“Benar, almarhum meninggal dunia Minggu dini hari. Sejak terjatuh dan pingsan di jalan, kondisinya memang tidak sadar hingga akhirnya wafat. Jenazah sudah dimakamkan siang tadi pukul 13.00 WIB,” ungkap Handoko dengan nada duka.
Kronologi Kejadian yang Mengharukan
Insiden memilukan itu terjadi saat Rudi baru saja menyelesaikan tugas piketnya dan sedang dalam perjalanan pulang. Ketika berhenti di lampu APILL simpang empat Alun-alun Wonosari, Rudi tiba-tiba terjatuh dari motornya. Warga yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan dan membawanya ke RSUD Wonosari.
Berdasarkan diagnosa tim medis, almarhum mengalami pembengkakan jantung yang mendesak paru-paru, sehingga membuatnya tiba-tiba kehilangan napas dan kesadaran saat berkendara.
Bagi rekan-rekan kerjanya, Rudi bukan sekadar petugas biasa. Ia adalah sosok pilar yang selalu siap siaga kapan pun dibutuhkan untuk menolong warga yang dilanda bencana.
“Beliau sangat baik dan punya dedikasi tinggi. Setiap ada tugas, dia selalu siap dan langsung berangkat tanpa mengeluh,” kenang Handoko.
Kepergian Rudi Indratna menyisakan duka mendalam bagi instansi Damkarmat dan masyarakat Gunungkidul. Selamat jalan, Pak Rudi. Terima kasih atas segala jasa dan pengabdianmu untuk keselamatan sesama.