JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi memulai rangkaian Kick Off Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Senin (11/5). Acara ini menandai babak baru dalam pola pembinaan daerah, di mana pemerintah pusat tidak lagi hanya memberikan piagam penghargaan, tetapi juga dukungan finansial nyata berupa insentif fiskal.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam sambutannya menekankan bahwa tantangan yang dihadapi oleh 552 pemerintah daerah di seluruh Indonesia sangatlah heterogen. Oleh karena itu, diperlukan stimulus yang dapat memancing kreativitas para kepala daerah.
Mendagri mengumumkan telah mengalokasikan total anggaran sebesar Rp1 triliun yang akan didistribusikan kepada daerah-daerah yang mampu melampaui target nasional di berbagai sektor.
“Ini adalah langkah konkret untuk mendorong kepala daerah agar berani berinovasi. Kami tidak ingin mereka hanya bekerja secara linear. Dengan insentif keuangan daerah ini, daerah yang berprestasi akan mendapatkan tambahan modal untuk membangun wilayahnya,” tegas Tito.
Adapun skema pembagian insentif ini dirancang sangat kompetitif. Untuk setiap kategori, Juara Pertama akan menerima Rp3 miliar, Juara Kedua Rp2 miliar, dan Juara Ketiga Rp1 miliar. Dana ini diharapkan menjadi “amunisi” tambahan bagi daerah untuk mempercepat pembangunan atau menutup celah pembiayaan pada program-program prioritas yang langsung menyentuh masyarakat. (Nurhayati)