JAKARTA – Situasi internal Real Madrid memanas setelah sikap Kylian Mbappe memicu kontroversi yang bahkan mengejutkan Jose Mourinho di tengah rencana kembalinya ke Santiago Bernabeu.
Kondisi ruang ganti Los Blancos disebut tidak kondusif menyusul absennya Mbappe dalam laga penting LaLiga melawan Espanyol dan Barcelona akibat cedera hamstring.
Alih-alih fokus pemulihan, Mbappe justru membagikan momen liburan di Sardinia yang memancing kemarahan besar dari para suporter Madrid.
Mengutip laporan TeamTalk, Minggu, gelombang kekecewaan itu memuncak dengan munculnya petisi daring bertajuk “Mbappe Out” yang diklaim telah mengumpulkan puluhan juta tanda tangan.
Ketika kembali bermain sebagai pemain pengganti saat Madrid menang 2-0 atas Real Oviedo, Mbappe malah disambut siulan dan ejekan dari publik Bernabeu.
Konflik semakin melebar setelah Mbappe melontarkan pernyataan kontroversial yang menyebut dirinya hanya sebagai striker pilihan keempat dan membandingkan pelatih saat ini Alvaro Arbeloa dengan Xabi Alonso.
Menurut laporan jurnalis senior AS, Jose Felix Diaz, Real Madrid telah mencapai kesepakatan dengan Jose Mourinho untuk kembali menukangi tim dengan kontrak dua tahun.
Mourinho disebut telah berdiskusi intens selama tiga pekan dengan Presiden Florentino Perez untuk membahas berbagai persoalan internal tim.
Beberapa nama seperti Federico Valverde, Aurelien Tchouameni, Antonio Rudiger, hingga Alvaro Carreras ikut menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh manajemen.
Florentino Perez dikabarkan sangat khawatir dengan kondisi ruang ganti dan melihat Mourinho sebagai sosok yang tepat untuk mengembalikan stabilitas.
Mourinho sendiri dilaporkan terkejut dengan sikap Mbappe yang dinilai mencolok dan berpotensi mengganggu keharmonisan tim.
Meski Mbappe telah menyatakan komitmennya untuk bertahan di Madrid, hubungannya dengan suporter, pelatih, dan manajemen terlanjur memburuk.
Pertemuan langsung antara Mbappe dan Perez disebut akan segera dilakukan untuk meredakan konflik dan mencari solusi.
Di sisi lain, Real Madrid mulai menyusun rencana transfer ambisius untuk menyambut era kedua Mourinho.
Gelandang Manchester City, Rodri, muncul sebagai target utama yang diincar untuk memperkuat lini tengah.
Madrid telah lama memantau Rodri dan siap meningkatkan upaya perekrutan pada bursa transfer musim panas mendatang.
Namun, Manchester City tidak akan melepas pemain kuncinya dengan mudah dan tengah berusaha mengamankan kontrak baru.
Selain itu, bek muda Real Sociedad, Jon Martin, juga masuk dalam radar sebagai investasi jangka panjang lini pertahanan.
Madrid menilai Martin sebagai sosok ideal yang mampu memimpin lini belakang dalam satu dekade ke depan.
Persaingan dengan Atletico Madrid diprediksi akan terjadi dalam perburuan bek timnas Spanyol U-21 tersebut.
Real Sociedad sendiri hanya bersedia melepas Martin jika klausul rilis sebesar €60 juta terpenuhi.
Di tengah dinamika tersebut, status “tak tersentuh” Mbappe di Real Madrid dilaporkan mulai luntur.***