JAKARTA – Masa depan Federico Chiesa di Liverpool kini memasuki fase krusial setelah dua musim yang berjalan tidak sesuai harapan di Anfield.
Pemain asal Italia itu didatangkan dari Juventus pada 2024 dengan nilai transfer sekitar 16,4 juta dolar AS, namun kontribusinya belum mampu memenuhi ekspektasi klub maupun publik.
Di bawah arahan pelatih Arne Slot, Chiesa kesulitan mendapatkan menit bermain reguler meskipun masih memiliki sisa kontrak selama dua tahun bersama The Reds.
Minimnya peran dalam skema tim membuat peluang hengkang semakin terbuka, terlebih sang pemain dikabarkan siap menerima pemotongan gaji demi mendapatkan klub baru.
Mengutip laporan Liverpool.com, Senin, sepanjang musim ini, Chiesa hanya mencatat satu kali sebagai starter di Premier League dengan total kontribusi dua gol dan satu assist di semua kompetisi.
Secara keseluruhan, ia tampil dalam 32 pertandingan namun hanya mengumpulkan waktu bermain sekitar 11 jam, yang setara dengan kurang dari delapan pertandingan penuh.
Di kompetisi liga, perannya bahkan lebih terbatas karena dari 24 penampilan ia hanya mencatatkan 281 menit bermain yang mayoritas berasal dari bangku cadangan.
Jika ditotal sejak bergabung, Chiesa membukukan lima gol dan lima assist dari 48 pertandingan, angka yang dinilai belum mencerminkan potensi besar yang dimilikinya.
Cedera yang sempat dialami turut menghambat performanya, ditambah ketatnya persaingan di lini serang Liverpool yang membuat posisinya semakin terpinggirkan.
Bahkan dalam beberapa kesempatan, Arne Slot lebih memilih memainkan Jeremie Frimpong dan Dominik Szoboszlai di sisi sayap meski Mohamed Salah absen.
Situasi tersebut memperkuat indikasi bahwa Chiesa tidak masuk dalam rencana jangka panjang pelatih asal Belanda itu.
Liverpool kini dikabarkan siap melepas Chiesa dengan harga berkisar 17 hingga 23 juta dolar AS guna menutup sebagian investasi awal mereka.
Sejumlah klub Serie A mulai memantau situasinya, termasuk Juventus, Napoli, Atalanta, AC Milan, Inter Milan, dan AS Roma yang berpotensi menjadi pelabuhan berikutnya.
Ketidakpuasan juga muncul dari sebagian suporter Liverpool yang mempertanyakan minimnya kesempatan bermain bagi Chiesa di tengah performa inkonsisten pemain lain.
Di sisi lain, Liverpool tengah bersiap melakukan perombakan skuad besar pada bursa transfer musim panas dengan fokus memperkuat sektor sayap.
Beberapa nama seperti Bradley Barcola, Yan Diomande, dan Antonio Nusa masuk dalam radar sebagai opsi pengganti.
Namun, langkah transfer tersebut sangat bergantung pada keberhasilan Liverpool mengamankan posisi lima besar dan tiket Liga Champions musim depan.
“Situasi ini bukan hanya soal performa individu, tetapi juga kecocokan taktik dan kebutuhan tim,” ujar seorang sumber internal klub.***