JAKARTA – Manchester United diprediksi akan menjalani bursa transfer musim panas yang sibuk setelah memastikan tiket Liga Champions dan bersiap menghadapi musim yang lebih padat di bawah kepemimpinan Michael Carrick.
Legenda klub, Gary Neville, menilai Setan Merah membutuhkan setidaknya enam pemain baru untuk menjaga daya saing di kompetisi domestik maupun Eropa.
Menurut Neville, sektor pertahanan menjadi prioritas utama yang harus segera diperkuat dengan tambahan pemain berkualitas.
Ia menegaskan bahwa Manchester United idealnya mendatangkan tiga bek baru, termasuk bek tengah kelas atas, bek kiri, serta pemain serbabisa yang mampu bermain di lebih dari satu posisi.
“Dalam skenario ideal, mereka butuh tiga pemain bertahan untuk menambah kedalaman skuad dan fleksibilitas,” ujar Neville dalam podcast pribadinya seperti dilansir Metro, Senin (18/5/2026).
Selain lini belakang, Neville juga menyoroti kebutuhan mendesak di sektor gelandang seiring potensi perubahan komposisi tim.
Ia menyebut dua gelandang tengah berkualitas tinggi sebagai kebutuhan mutlak demi menjaga keseimbangan permainan.
“Yang paling tidak bisa ditawar adalah satu bek tengah top dan dua gelandang tengah elite,” tegasnya.
Neville bahkan menyarankan tambahan satu pemain ofensif fleksibel yang mampu bermain di sayap maupun sebagai nomor 10 untuk melapis peran Bruno Fernandes.
Ia menilai opsi seperti itu penting guna mengantisipasi absennya pemain kunci serta menjaga kreativitas serangan.
Nama-nama seperti Phil Foden (City), Cole Palmer (City), hingga Rayan Cherki (City) disebut sebagai contoh profil pemain yang dibutuhkan.
Dalam analisisnya, Neville juga membuka kemungkinan Manchester United melepas Mason Mount jika ingin merombak lini serang.
“Jika ingin lebih agresif, mereka bisa mengganti Mount dengan penyerang fleksibel yang bisa bermain di beberapa posisi,” tambahnya.
Di sisi lain, Neville menyoroti performa Elliot Anderson sebagai salah satu kandidat ideal untuk memperkuat lini tengah.
Gelandang Nottingham Forest itu tampil impresif dengan dua assist saat menghadapi Manchester United dan dinilai memiliki karakter permainan progresif.
“Saya suka Anderson karena selalu melihat ke depan dan berkontribusi nyata, bukan sekadar memainkan bola aman,” kata Neville.
Ia mengkritik tipe gelandang yang hanya mengandalkan umpan pendek ke samping tanpa progresivitas.
“Anda tidak bisa memiliki terlalu banyak pemain yang hanya mengoper lima meter ke samping, tim butuh pemain yang berani menembus lini lawan,” lanjutnya.
Neville juga menilai kemampuan Anderson dalam situasi bola mati menjadi nilai tambah yang signifikan.
Namun, potensi transfer Anderson diprediksi akan memanas karena Manchester City juga disebut tertarik mendatangkannya.
Jika kedua klub Manchester bersaing langsung, perebutan tanda tangan pemain berusia 23 tahun itu dipastikan menjadi salah satu saga transfer menarik musim panas ini.
Dengan kombinasi kebutuhan mendesak dan jadwal kompetisi yang semakin padat, Manchester United kini berada di titik krusial untuk menentukan arah pembangunan skuad di era baru bersama Carrick.***


