JAKARTA – Jurnalis Italia, Alessandro Mantovani menegaskan pentingnya dukungan masyarakat Eropa untuk mengakhiri blokade Israel terhadap Gaza.
Ia bergabung dalam armada Global Sumud Flotilla karena meyakini media dan pemerintah Eropa gagal memberi perhatian serius terhadap krisis kemanusiaan di Palestina.
“Alasan saya bergabung dengan flotilla ini, sebagai pekerja media dari Eropa, adalah karena saya percaya kami harus mendukung misi ini yang bertujuan mengakhiri perang di Gaza,” kata Mantovani kepada Anadolu di atas kapal Kasr-i Sadabad yang berangkat dari Türkiye, dilansir Selasa (19/5/2026).
Koresponden Il Fatto Quotidiano itu menjadi salah satu dari tiga warga Uni Eropa di kapal yang mencoba mencapai Gaza. Ia menilai isu Gaza kini hampir tidak lagi dibahas media Italia, sementara respons pemerintah Eropa justru lemah dan mendorong eskalasi Israel. “Saya berada di sini karena saya pikir sebagai jurnalis, kami harus mendukung misi ini untuk mencoba menghentikan blokade Gaza dan juga menghancurkan tembok keheningan yang kami lihat di Eropa terkait Gaza,” ujarnya.
Armada yang terdiri dari 54 kapal berlayar dari Marmaris, Turkiye, pekan lalu, membawa aktivis dari 39 negara. Mantovani menggambarkan suasana perjalanan sebagai “demonstrasi publik di tengah laut” dengan moral peserta tetap tinggi meski menghadapi kendala teknis.
Setelah serangan Israel terhadap flotilla di perairan internasional, pihak penyelenggara menuntut “jalur aman” bagi misi kemanusiaan mereka dan menuduh Israel melakukan “aksi pembajakan ilegal.” “Kami menuntut jalur aman untuk misi kemanusiaan kami yang sah dan tanpa kekerasan,” demikian pernyataan resmi flotilla.