Euforia keberhasilan Persib Bandung merengkuh trofi juara Super League 2025/2026 ternyata tidak hanya dirayakan di tribun stadion, tetapi juga membawa berkah luar biasa di lantai produksi. Para pelaku usaha konveksi dan Industri Kecil Menengah (IKM) merchandise olahraga di Kota Kembang kini tengah tersenyum lebar menikmati lonjakan omzet yang ugal-ugalan.
Demam βPersib Juaraβ membuat jersei, syal, hingga berbagai atribut Maung Bandung laris manis diburu bobotoh. Hebatnya lagi, magnet klub lokal ini terbukti jauh lebih kuat karena mampu meredam pamor penjualan jersei negara-negara kontestan Piala Dunia.
βKeberhasilan Persib juara benar-benar membawa angin segar bagi para pelaku IKM merchandise. Permintaan jersei, syal, dan pernak-pernik lainnya melonjak drastis karena terus diburu warga,β ujar Ketua Umum Ikatan Pengusaha Konveksi Berkarya (IPKB), Nandi Herdiaman, dikutip dari TribunJabar, Selasa (26/5/2026).
Atmosfer Liga Lokal Lebih βSeksiβ Ketimbang Turnamen Dunia
Nandi membeberkan, para pengusaha konveksi saat ini harus pintar-pintar membagi fokus lini produksi. Di satu sisi, mereka harus bergerak cepat memenuhi pesanan atribut Persib yang sedang meledak. Di sisi lain, mereka juga mulai mencicil produksi jersei negara peserta Piala Dunia untuk menangkap peluang pasar berikutnya.
Kendati demikian, Nandi mengakui bahwa gairah sepak bola lokalβkhususnya Persibβmemiliki ikatan emosional yang jauh lebih intim dan menguntungkan ketimbang turnamen global. βPasar untuk jersei Piala Dunia memang ada, tapi atmosfer penjualannya tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan fanatisme Liga Indonesia,β jelasnya.
Untuk menyiasati pasar, para pelaku IKM di Bandung sudah sangat lihai membaca tren musiman berdasarkan rekam jejak tahun-tahun sebelumnya. Strategi ini diterapkan agar jumlah produksi tetap proporsional dan terhindar dari risiko penumpukan barang (dead stock). Di pasar konveksi lokal, jersei Persib ini dibanderol dengan harga yang sangat merakyat dan bervariasi, mulai dari Rp75.000 hingga di atas Rp150.000 per potong, tergantung dari kualitas bahan serta detail pengerjaan.
Omzet Toko Olahraga Sidolig Naik Dua Kali Lipat
Pemandangan serupa juga terlihat jelas di pusat perlengkapan olahraga di sekitaran Stadion Sidolig, Bandung. Meski jersei negara peserta Piala Dunia sudah dipajang di etalase sejak jauh-jauh hari, daya tariknya tetap mati kutu di hadapan warna biru khas Persib.
Reza, salah satu pembuat taktik penjualan dari Yudi Sport, mengakui bahwa minat beli konsumen terhadap tim nasional dunia belum menunjukkan pergerakan yang agresif. Bobotoh masih larut dalam pesta kemenangan klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.
βJersei Piala Dunia sudah kami sediakan, tapi sekarang pasarnya belum terlalu bergeliat. Semua orang masih berada di dalam gelombang euforia Persib. Pembelian tertinggi dan paling dominan tetap atribut Persib,β ungkap Reza.
Ia menambahkan, momentum emas ini berhasil mendongkrak penjualan mereka hingga berkali-kali lipat dari hari biasa. βKalau untuk jersei Persib, penjualannya melonjak tajam sampai 100 persen. Dari perputaran atribut Persib inilah kami berhasil mengantongi omzet yang sangat besar,β pungkasnya riang.