JAKARTA – Aryna Sabalenka menjadi sorotan tajam usai tampil mencolok dengan perhiasan bernilai tinggi saat membuka langkahnya di French Open 2026.
Petenis nomor satu dunia asal Belarus itu mengenakan dua kalung berlian dan garnet dengan total ratusan karat saat bertanding di babak pertama Roland Garros, Paris.
Aksi tersebut memicu kritik karena dinilai bertolak belakang dengan sikapnya yang sebelumnya ikut mendorong kenaikan prize money bagi para pemain.
Sabalenka tampil dominan dengan mengalahkan Jessica Bouzas Maneiro asal Spanyol dalam dua set langsung 6-4 dan 6-2.
Ia menegaskan bahwa penggunaan perhiasan tidak mengganggu performa dan justru meningkatkan rasa percaya dirinya di lapangan.
“Berlian tidak terasa berat bagi saya, meskipun saya paham dari luar mungkin terlihat mencolok, tetapi saya merasa nyaman dan penting untuk tampil percaya diri,” ujar Sabalenka kepada wartawan seperti dilansir People, Kamis (28/5/2026).
Menanggapi tudingan hipokrisi, Sabalenka menolak anggapan tersebut dan menilai isu perhiasan dan perjuangan hadiah uang adalah dua hal yang berbeda.
Ia menekankan bahwa advokasi terkait prize money bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan demi kesejahteraan pemain dengan peringkat lebih rendah.
“Ini bukan tentang saya, ini tentang para pemain yang kesulitan bertahan di dunia tenis profesional, dan semua orang tahu saya berada dalam kondisi finansial yang baik,” tegasnya.
Sebelumnya, Sabalenka bersama Coco Gauff menyuarakan ketidakpuasan terhadap pembagian pendapatan Roland Garros yang dinilai tidak adil bagi pemain.
Persentase pendapatan untuk pemain disebut turun dari 15,5 persen pada 2024 menjadi proyeksi 14,9 persen pada 2026.
Di sisi lain, gaya Sabalenka di lapangan memang dikenal berani, termasuk mengenakan cincin pertunangan 12 karat saat bertanding.
Ia bahkan sempat berkelakar bahwa kilauan berlian tersebut bisa mengganggu konsentrasi lawannya.
Kalung yang dikenakannya diketahui berasal dari Material Good, merek perhiasan berbasis di New York, dengan total 200 karat garnet dan 23 karat berlian.
Sabalenka mengaku sengaja menantang dirinya sendiri dengan tetap tampil stylish meski bertanding dalam cuaca panas Paris.
“Sebenarnya ada kalung ketiga, tetapi saya rasa itu akan berlebihan, jadi saya cukup pakai dua saja, dan ketika saya merasa tampil bagus, performa saya juga ikut meningkat,” ujarnya.***