JAKARTA – Sekitar 75 orang harus diselamatkan dari ketinggian dan 16 orang ditangkap selama parade bus kemenangan Arsenal di London utara, Minggu (31/5/2026).
Ratusan ribu penggemar memadati kawasan sekitar Stadion Emirates untuk merayakan keberhasilan tim pria Arsenal menjuarai Liga Premier untuk pertama kalinya sejak 2004, serta tim wanita yang mengangkat trofi Piala Champions Wanita FIFA perdana mereka.
Para pemain memamerkan trofi Liga Premier saat bus memasuki Holloway Road di awal parade. Kepolisian Metropolitan melaporkan 16 penangkapan hingga pukul 21.00, dengan tuduhan mulai dari mabuk dan perilaku tidak tertib, pelanggaran narkoba, pelecehan seksual, hingga penyerangan terhadap petugas.
Petugas juga merespons insiden penusukan di Hornsey Road sekitar pukul 20.30, dengan korban pria dibawa ke rumah sakit. Kepolisian kemudian memberlakukan kewenangan tambahan “Pasal 60” dari Undang-Undang Peradilan Pidana dan Ketertiban Umum 1994 untuk melakukan penghentian dan penggeledahan di area parade.
Selain itu, Kepolisian Metropolitan menangani sejumlah serangan lain serta acara musik tanpa izin. Dinas Pemadam Kebakaran London (LFB) menyebut telah menyelamatkan “sekitar 75 orang” dari insiden di ketinggian dan mengimbau penggemar agar tidak memanjat atap.
LFB juga menangani kebakaran di sebuah hotel yang diduga dipicu oleh suar. Asisten komisaris Pat Goulbourne mengatakan, “Untungnya, kebakaran hanya menyebabkan sedikit kerusakan pada bagian luar gedung. Ledakan kembang api juga diyakini telah memicu alarm kebakaran di beberapa lokasi lain di area tersebut,” dilansir The Guardian, Senin (1/6/2026).
Ia menambahkan, “Saat para pendukung pulang, kami mendesak mereka untuk menghindari penggunaan kembang api, terutama di stasiun, dan menjauhkannya dari bangunan dan bahan-bahan mudah terbakar lainnya.” Meski ada insiden, Goulbourne menyebut parade tetap menjadi “pemandangan yang fantastis” dengan banyak penggemar yang “merayakan pencapaian klub mereka dengan aman.”