JAKARTA – Persija Jakarta memastikan salah satu pilar penting di sektor tengah tetap menjadi bagian dari skuad untuk jangka panjang. Manajemen Macan Kemayoran resmi memperpanjang kontrak gelandang asal Brasil, Fabio Calonego, selama dua musim, sehingga pemain berusia 28 tahun itu akan bertahan hingga akhir musim 2027-2028.
Keputusan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Persija mulai membangun fondasi tim lebih awal dalam menghadapi kompetisi musim 2026-2027. Fabio dinilai sebagai sosok krusial yang mampu menjaga keseimbangan permainan sekaligus memberikan kontribusi nyata di lini serang.
Perpanjangan kontrak ini juga menjadi bagian dari langkah strategis Persija dalam mempertahankan kerangka utama tim di bawah kepemimpinan pelatih anyar, Shin Tae-yong, yang diharapkan mampu membawa Macan Kemayoran kembali bersaing di papan atas dan menembus kompetisi Asia.
Sejak didatangkan pada awal musim 2025-2026, Fabio langsung menjelma menjadi salah satu pemain yang tak tergantikan di lini tengah Persija. Perannya sebagai gelandang bertahan tidak hanya terlihat dari kemampuan memutus serangan lawan, tetapi juga saat mengalirkan bola dan menjaga ritme permainan.
Statistiknya sepanjang Super League 2025-2026 menunjukkan kontribusi yang cukup impresif. Fabio mencatatkan tiga gol dan tiga assist, sebuah pencapaian yang tergolong tinggi untuk pemain dengan peran utama sebagai gelandang jangkar.
Yang menarik, seluruh gol yang dicetaknya lahir melalui tembakan keras dari luar kotak penalti. Kemampuan tersebut menjadi salah satu senjata tambahan Persija ketika menghadapi lawan yang tampil rapat di lini pertahanan.
Fabio mengaku keputusan bertahan bukan hanya didasarkan pada aspek profesional, tetapi juga kenyamanan yang ia rasakan selama menetap di Indonesia bersama keluarganya.
“Saya sangat senang dan termotivasi untuk melanjutkan perjalanan bersama Persija,” ujar Fabio dalam keterangan resmi klub.
Menurutnya, Jakarta telah menjadi tempat yang memberikan rasa nyaman sehingga keputusan memperpanjang kontrak menjadi pilihan yang tidak sulit.
“Sejak awal, saya dan keluarga merasa Jakarta sudah seperti rumah, dan itu menjadi salah satu alasan utama saya bertahan,” katanya.
Pemain asal Brasil itu menegaskan ambisinya belum selesai bersama Persija. Ia ingin membantu klub kembali mengangkat trofi juara sekaligus membawa Macan Kemayoran tampil lagi di level Asia.
“Kini, saya ingin membantu Persija meraih trofi, kembali bersaing di kompetisi Asia, serta membalas kepercayaan yang telah diberikan klub dan Jakmania,” ucap Fabio.
Target tersebut sejalan dengan ambisi besar Persija yang tengah menyusun kekuatan untuk kembali menjadi salah satu kandidat kuat juara Super League musim depan.
Sebelum berkarier di Indonesia, Fabio telah memiliki pengalaman dan prestasi di kompetisi Brasil. Bersama Ypiranga, ia ikut mengantarkan klub tersebut menjadi juara Campeonato Gaucho Serie A2 pada 2019.
Kariernya kemudian berlanjut bersama Confianca. Di klub tersebut, Fabio kembali menunjukkan kualitasnya dengan membantu tim meraih gelar Campeonato Sergipano secara beruntun pada musim 2024 dan 2025.
Rekam jejak tersebut menjadi salah satu alasan Persija merekrutnya pada awal musim lalu. Kepercayaan itu pun dibayar tuntas melalui performa konsisten sepanjang kompetisi.
Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menilai keberadaan Fabio sangat penting dalam menjaga stabilitas permainan tim. Karena itu, manajemen memutuskan untuk segera mengamankan masa depannya sebelum musim baru dimulai.
“Fabio menunjukkan bahwa ia adalah pemain yang mampu memberikan stabilitas bagi tim. Kontribusinya sepanjang musim lalu menjadi salah satu pertimbangan kami untuk melanjutkan kebersamaan ini,” kata Prapanca.
Ia berharap sang gelandang dapat terus berkembang dan menjadi motor permainan Persija dalam beberapa musim ke depan.
“Kami berharap Fabio semakin matang dan konsisten, serta terus menjadi bagian penting dalam perjalanan Persija meraih target-target yang telah kami tetapkan,” ujar Prapanca.
Dengan kepastian bertahannya Fabio Calonego hingga 2028, Persija mengirim pesan bahwa pembangunan skuad tidak hanya berfokus pada perekrutan pemain baru, tetapi juga mempertahankan pemain-pemain yang telah terbukti memberikan dampak besar bagi performa tim. Kehadirannya diproyeksikan menjadi salah satu fondasi utama dalam era baru Persija bersama Shin Tae-yong, yang menargetkan prestasi domestik sekaligus membawa Macan Kemayoran kembali bersaing di pentas sepak bola Asia.