Polisi bergerak cepat memburu M, pelaku utama pelemparan bom molotov di kawasan Koja, Jakarta Utara, yang aksinya sempat viral karena hampir membakar seorang ibu yang sedang membonceng anaknya. Tim gabungan Polsek Koja dan Polres Metro Jakarta Utara langsung menggerbek rumah kediaman M, namun pelaku sudah terlanjur mengendus kedatangan petugas dan melarikan diri.
Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, pelaku M ternyata tidak beraksi sendirian. Saat melancarkan aksi nekatnya pada Senin (22/6) pagi, ia membawa “bala bantuan” dengan mengajak sekitar 2 hingga 3 orang temannya untuk ikut mengintimidasi korban.
Motif Cinta Segitiga yang Absurd: Cemburu pada Pacar Mantan Istri
Polisi akhirnya berhasil membongkar motif di balik aksi pelemparan bom molotov yang meresahkan warga Jalan Mandiri II tersebut. Motifnya adalah dendam asmara dan cemburu buta yang salah sasaran dari sang eksekutor.
Pelaku M diketahui merupakan mantan suami dari seorang wanita berinisial R. M meradang setelah mengetahui bahwa mantan istrinya tersebut kini sudah memiliki kekasih baru berinisial U. Lucunya, polisi menyebut pelaku M sendiri sebenarnya sudah mempunyai pacar baru.
Karena terbakar api cemburu, M berniat memberi pelajaran kepada U. Namun bukannya menyasar U langsung, M malah melampiaskan amarahnya kepada keluarga U.
Target utama pelemparan di lokasi kejadian adalah K, yang merupakan paman dari U. Dalam rekaman video yang beredar, K yang mengenakan kaus biru sedang asyik bermain HP di depan rumah sebelum akhirnya melompat menyelamatkan diri saat bom molotov dilempar M dan meledak tepat di dekatnya.
Nahas, karena lemparan yang tidak akurat, api dari bom molotov tersebut justru menyambar ke jalanan dan hampir mencelakai pengendara motor ibu dan anak yang kebetulan sedang melintas. Polisi memastikan tidak ada ruang aman bagi pelaku M dan gengnya, dan berjanji akan segera menyeret mereka ke sel tahanan.


