JAKARTA – Laga hidup mati Timnas Amerika Serikat berakhir pahit setelah kesalahan fatal kiper Matt Freese membuka jalan Belgia mengamankan kemenangan di babak 16 besar Piala Dunia 2026, pada Selasa (7/7/2026) pagi WIB.
USMNT memasuki babak kedua dengan misi mengejar ketertinggalan 1-2 demi menjaga peluang melaju ke perempat final.
Tekanan terus dilancarkan tim asuhan Amerika demi menyamakan kedudukan sebelum waktu normal berakhir.
Namun momentum itu berubah drastis akibat kesalahan antisipasi Freese saat menghalau bola panjang Belgia.
Umpan jauh Brandon Mechele mengarah kepada Charles De Ketelaere di area dekat kotak penalti Amerika Serikat.
Freese keluar dari sarangnya untuk menguasai bola tetapi gagal melakukan sapuan dengan sempurna.
De Ketelaere memanfaatkan situasi tersebut dengan menguasai bola sebelum mengirim umpan matang kepada Hans Vanaken.
Vanaken tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang kosong meski Tim Ream berusaha melakukan penyelamatan terakhir.
Gol itu membuat Belgia memperlebar keunggulan menjadi 3-1 sekaligus memukul mental para pemain Amerika Serikat.
Ekspresi kecewa Freese seusai gol tercipta menggambarkan besarnya penyesalan atas kesalahan yang terjadi.
Sebelum blunder tersebut, Amerika sebenarnya tampil lebih agresif sejak jeda pertandingan untuk memburu gol penyeimbang.
Serangan demi serangan berhasil dibangun, tetapi penyelesaian akhir belum mampu membongkar pertahanan Belgia.
Situasi semakin sulit setelah Christian Pulisic harus meninggalkan lapangan pada menit ke-59 karena mengalami cedera.
Absennya sang kapten serangan membuat kreativitas dan daya gedor Amerika Serikat menurun pada sisa pertandingan.
Belgia memanfaatkan kondisi itu dengan bermain lebih tenang dan efektif hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan ini mengakhiri perjalanan USMNT di Piala Dunia, sedangkan Belgia melangkah ke babak perempat final dengan penuh kepercayaan diri.***