JAKARTA β Barcelona akhirnya mengamankan tanda tangan Anthony Gordon setelah memenangkan persaingan sengit melawan Bayern Munich dalam bursa transfer musim panas.
Belakangan terungkap, alasan utama Bayern Munich memilih menghentikan negosiasi bukan semata karena nilai transfer, melainkan beban biaya tambahan yang dinilai terlalu besar.
Informasi terbaru menyebutkan, besarnya komisi agen yang harus dibayarkan dalam proses transfer menjadi faktor penentu gagalnya kepindahan Gordon ke Allianz Arena.
Mengutip laporan SB Nation, Senin, Bayern Munich selama ini dikenal sangat disiplin dalam mengendalikan pengeluaran, termasuk menolak membayar komisi agen yang dianggap tidak masuk akal.
Kebijakan tersebut juga sejalan dengan pandangan tokoh berpengaruh klub, Uli HoeneΓ, yang sejak lama mengkritik tingginya biaya perantara dalam transaksi pemain.
Menurut laporan media Catalan, RAC1, Barcelona mengeluarkan komisi agen mencapai 24 juta euro demi menyelesaikan transfer Anthony Gordon, sekitar Rp458,4 miliar.
Nominal itu bahkan mendekati nilai transfer sejumlah pemain bintang di kompetisi elite Eropa sehingga memicu perhatian besar di dunia sepak bola.
Sebelum kesepakatan berubah arah, Bayern Munich sebenarnya disebut telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Anthony Gordon.
Situasi tersebut membuat banyak pihak memperkirakan transfer sang winger ke klub Bundesliga itu hanya tinggal menunggu penyelesaian administrasi.
Namun keadaan berubah drastis ketika Barcelona masuk ke dalam persaingan pada tahap akhir negosiasi.
Klub asal Catalonia itu dikabarkan mengajukan nilai transfer yang lebih tinggi dibandingkan tawaran Bayern Munich.
Barcelona disebut bersedia membayar sekitar 10 juta euro atau setara Rp191 miliar, lebih mahal kepada Newcastle United.
Selain menaikkan nilai transfer, Barcelona juga bersedia memenuhi komisi agen dalam jumlah sangat besar sehingga proses negosiasi berjalan lebih cepat.
Kombinasi kedua faktor tersebut membuat Bayern Munich memilih menghentikan pembicaraan daripada mengubah prinsip keuangan klub.
Keputusan itu memperlihatkan bahwa Bayern tetap mengutamakan efisiensi anggaran meski harus kehilangan target utama di bursa transfer.
Komisi agen yang sangat tinggi menjadi salah satu alasan utama Bayern Munich memutuskan mundur dari proses negosiasi.
Kini, setelah rincian finansial mulai terungkap, keputusan Bayern dinilai lebih mudah dipahami karena total biaya transfer jauh melampaui perhitungan awal klub Jerman tersebut.
Barcelona pada akhirnya berhasil memenangkan persaingan berkat kesiapan memenuhi seluruh tuntutan finansial yang menyertai transfer Anthony Gordon.***