JAKARTA – Kepemimpinan di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi berganti setelah Irjen Pol. Wibowo menerima amanah sebagai Kepala Korlantas Polri.
Prosesi serah terima jabatan berlangsung di Lapangan NTMC Polri, Jakarta, Sabtu, 4 Juli 2026, dengan suasana khidmat di hadapan seluruh jajaran Korlantas.
Pergantian pimpinan tersebut menjadi bagian dari kesinambungan organisasi sekaligus memastikan berbagai program strategis tetap berjalan.
Momentum itu juga menandai berlanjutnya agenda transformasi yang selama ini dikembangkan di lingkungan Korlantas Polri.
Irjen Pol. Agus Suryonugroho secara resmi menyerahkan tongkat komando kepada Irjen Pol. Wibowo melalui prosesi penyerahan bendera pataka Korlantas.
Dalam sambutannya, Irjen Pol. Agus mengungkapkan kebanggaannya pernah mengemban amanah memimpin Korps Lalu Lintas Polri.
Ia menilai berbagai pencapaian selama masa kepemimpinannya tidak lepas dari kerja sama, loyalitas, dan kekompakan seluruh personel.
“Saya merasa bangga menjadi bagian keluarga besar Korlantas Polri bersama istri dan anak-anak. Berkat kebersamaan, kekompakan, dan rasa memiliki, banyak prestasi dapat kita ukir bersama,” ujarnya saat acara serah terima jabatan, Sabtu, 4 Juli 2026.
Menjelang berakhirnya masa tugas sebagai Kakorlantas, Irjen Pol. Agus juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota.
Permohonan tersebut disampaikan atas setiap kebijakan, arahan, maupun keputusan yang mungkin belum sepenuhnya memenuhi harapan seluruh personel.
“Apabila ada kebijakan, perintah, ataupun kegiatan yang membuat rekan-rekan kurang berkenan, saya menghaturkan permohonan maaf. Permohonan itu juga saya sampaikan mewakili istri dan anak-anak saya,” katanya.
Meski tidak lagi menjabat sebagai Kakorlantas, Irjen Pol. Agus menegaskan komitmennya untuk terus mengabdi kepada institusi Polri.
Ia berharap kepemimpinan baru mampu melanjutkan program-program prioritas yang telah dirintis bersama seluruh jajaran.
Program Polantas Menyapa, Digital Korlantas, serta Transformasi Digital menjadi agenda yang diharapkan terus diperkuat pada masa kepemimpinan Irjen Pol. Wibowo.
“Saya titip program Polantas Menyapa, Digital Korlantas, dan Transformasi Digital kepada Pak Bowo. Mari bersama mengubah wajah Polantas agar semakin dekat dan diterima masyarakat,” pesannya.
Menurut Irjen Pol. Agus, keberhasilan transformasi tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga perubahan budaya kerja setiap personel.
Ia menegaskan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi kepada masyarakat menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kepercayaan publik.
Perubahan perilaku anggota di lapangan dinilai menjadi faktor utama untuk menghadirkan pelayanan lalu lintas yang semakin berkualitas.
Dengan pendekatan tersebut, Korlantas diharapkan semakin dekat dengan masyarakat sekaligus mampu menjawab tantangan pelayanan modern.
Di penghujung sambutannya, Irjen Pol. Agus mengajak seluruh personel terus menjaga semangat kebersamaan demi kemajuan institusi.
“Mari kita doakan Korlantas Polri terus maju dan memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat. Saya mohon pamit meninggalkan Korlantas, tetapi bukan untuk berpisah,” pungkasnya.
Rangkaian serah terima jabatan ditutup melalui tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama.
Prosesi tersebut mengiringi langkah Irjen Pol. Agus Suryonugroho bersama Ny. Deny Agus meninggalkan Lapangan NTMC Polri.
Kepemimpinan Irjen Pol. Wibowo kini diharapkan mampu melanjutkan transformasi organisasi sekaligus memperkuat pelayanan lalu lintas yang modern, humanis, dan terpercaya.***