Panggung penegakan hukum kembali diguncang drama besar. Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea secara resmi mengonfirmasi bahwa dirinya telah menerima surat kuasa untuk menjadi pembela hukum bagi mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Febrie terseret dalam pusaran kasus kakap dugaan tindak pidana korupsi serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
“Iya, benar (saya jadi kuasa hukum Febrie Adriansyah),” konfirmasi Hotman Paris saat dihubungi pada Jumat (17/7/2026).
Kepastian ini terungkap hanya berselang beberapa jam setelah pengacara nyentrik tersebut kedapatan menyambangi Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung pada Jumat pagi. Hotman membenarkan bahwa kehadirannya di sana adalah untuk mengawal langsung jalannya pemeriksaan terhadap Febrie.
Menariknya, saat dicecar pertanyaan mengenai materi pemeriksaan serta kejelasan status hukum kliennya saat ini, Hotman memberikan jawaban yang singkat namun sangat mengejutkan.
“Tersangka,” tutur Hotman lugas, dilansir dari Kompascom.
Aksi Main Kucing-Kucingan di Area Basement
Sebelum status kuasa hukum ini terkuak, kehadiran Hotman di Kejagung sempat memicu spekulasi panas di kalangan awak media. Pria yang kerap mengenakan cincin berlian besar ini terpantau tiba di lokasi sekitar pukul 09.48 WIB.
Bukan lewat pintu utama, Hotman justru masuk secara senyap melalui area basement. Begitu turun dari mobil, ia langsung dipandu cepat menuju lift oleh seorang pegawai Kejaksaan berkalung ID card Jaksa.
Saat dicegat wartawan di lorong gedung, Hotman sempat melontarkan taktik mengelak dan berpura-pura belum mengetahui agenda pasti.
“Ke Jampidsus, nanti ya. Belum tahu, baru mau tanya, mau tanya apakah ada panggilannya atau tidak,” kelit Hotman pagi itu. Ia bahkan sempat berseloroh statusnya baru “hampir” menjadi pengacara Febrie, sebelum akhirnya membuka fakta sebenarnya di siang hari.
Rekam Jejak Perkara yang Menjerat Mantan Bos Jampidsus
Sebagai informasi, Febrie Adriansyah telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri.
Mantan petinggi Kejagung yang dulunya ditakuti para koruptor ini kini justru harus berhadapan dengan hukum akibat dugaan keterlibatan dalam serangkaian mega skandal korupsi. Kasus yang menjeratnya meliputi kongkalikong mafia batu bara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), pusaran korupsi PT Asabri, hingga penyimpangan di PT Krakatau Steel.