JAKARTA – Duke dan Duchess of Sussex berencana kembali menetap di Inggris bersama kedua anak mereka, Pangeran Archie (7) dan Putri Lilibet (5), enam tahun setelah pindah ke Amerika Serikat. Kepindahan ke kediaman non-kerajaan di luar London dijadwalkan akhir Agustus, dengan anak-anak mereka sudah terdaftar masuk sekolah pada September.
Raja Charles disebut telah diberitahu mengenai rencana tersebut dan menyambut baik kesempatan untuk lebih sering bertemu keluarga secara pribadi. Namun, status Harry dan Meghan tetap sebagai warga biasa setelah mundur dari peran resmi kerajaan pada 2020. Opsi “setengah masuk setengah keluar” yang pernah mereka ajukan tetap ditolak, sebagaimana ditegaskan mendiang Ratu Elizabeth II dalam pertemuan Sandringham.
Pangeran William dan Putri Wales juga telah diberitahu, meski hubungan kakak-beradik itu masih renggang. Mantan koresponden kerajaan BBC, Peter Hunt, menilai kembalinya Sussex akan membuat William “sangat marah” dan berpotensi menciptakan “dua istana saingan” pada masa depan.
Pasangan Sussex tetap mempertahankan rumah mereka di Montecito, California, serta Portugal. Namun isu keamanan kembali mencuat. Harry menegaskan ia tidak akan membawa keluarganya ke Inggris tanpa perlindungan polisi. Pemerintah menegaskan sistem keamanan protektif tetap ketat dan proporsional, tetapi pasangan itu tidak berhak atas perlindungan yang didanai publik kecuali saat berada di kediaman kerajaan.
Harry sebelumnya kalah dalam gugatan hukum terkait keamanan di Inggris dan menyatakan: “Saya tidak dapat membayangkan dunia di mana saya akan membawa istri dan anak-anak saya kembali ke Inggris saat ini.” Meski begitu, ia menegaskan keinginannya untuk berdamai dengan keluarga kerajaan. “Saya sangat ingin berdamai dengan keluarga saya. Tidak ada gunanya terus bertengkar lagi, hidup itu berharga,” ujarnya.
Selain isu keamanan, pasangan ini masih aktif di dunia hiburan. Kesepakatan dengan Netflix menghasilkan sejumlah proyek, meski kontrak podcast dengan Spotify berakhir prematur. Popularitas mereka di Inggris tetap rendah, dengan survei YouGov menunjukkan hanya 22% publik berpandangan positif terhadap Meghan dan 33% terhadap Harry.
Menteri Pendidikan Lucy Powell berharap kepulangan mereka menjadi bagian dari rekonsiliasi keluarga kerajaan. “Saya pribadi berpikir sangat bagus untuk memiliki Harry dan Meghan dan keluarga mereka kembali ke sini,” katanya, dilansir The Guardian, Kamis (20/8/2026).





