TOKYO – Empat pekerja tewas setelah tertabrak kereta api di Stasiun Shin-Kanuma, Kota Kanuma, Prefektur Tochigi, Jepang, Kamis (20/8/2026).
Kejadian tersebut menjadi perhatian karena kecelakaan fatal yang melibatkan pekerja di jalur kereta tergolong jarang terjadi di Jepang yang dikenal memiliki sistem perkeretaapian dengan standar keselamatan tinggi.
Keempat korban diketahui merupakan pekerja yang sedang melakukan pekerjaan pemeliharaan di sekitar jalur kereta.
Media lokal melaporkan mereka tengah membersihkan rumput liar di sekitar rel ketika sebuah kereta ekspres melintas dan menabrak mereka.
Kereta yang terlibat merupakan layanan ekspres Spacia X yang beroperasi di jalur Tobu Nikko Line.
Insiden tersebut kemudian membuat perjalanan kereta harus dihentikan sementara untuk proses penanganan di lokasi.
Tiga Pekerja Terjebak di Bawah Kereta
Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan setelah menerima laporan mengenai kecelakaan tersebut.
Saat tim darurat tiba, tiga pekerja ditemukan terjebak di bawah rangkaian kereta. Sementara satu pekerja lainnya ditemukan berada di area peron.
Keempat korban kemudian dievakuasi dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Mereka dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, tetapi nyawa keempat pekerja tersebut tidak berhasil diselamatkan.
Seorang pejabat dari departemen pemadam kebakaran setempat mengonfirmasi bahwa seluruh korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Penyebab Kecelakaan Masih Diselidiki
Hingga laporan terbaru, belum diketahui secara pasti mengapa keempat pekerja tersebut berada di jalur ketika kereta melintas.
Pihak kepolisian masih menyelidiki kronologi kejadian, termasuk aktivitas para pekerja sebelum kecelakaan serta prosedur keselamatan yang diterapkan saat pekerjaan pemeliharaan berlangsung.
Insiden ini juga menyebabkan operasional kereta di sekitar lokasi mengalami gangguan.
Perjalanan kereta sempat dihentikan untuk memberikan kesempatan kepada petugas melakukan evakuasi korban dan pemeriksaan di tempat kejadian.
Jepang Dikenal Punya Sistem Kereta yang Ketat
Kecelakaan tersebut disebut sebagai insiden yang relatif tidak biasa di Jepang. Negara itu memiliki jaringan kereta api yang luas dan dikenal dengan standar keselamatan serta ketepatan waktu yang tinggi.
Meski demikian, Jepang tetap pernah mengalami sejumlah kecelakaan kereta dengan korban jiwa dalam jumlah besar.
Salah satu kecelakaan paling mematikan pada abad ke-21 terjadi pada April 2005 di Amagasaki, Prefektur Hyogo.
Sebuah kereta komuter tergelincir saat jam sibuk dan menabrak gedung apartemen.
Tragedi tersebut menewaskan sedikitnya 107 orang dan menyebabkan lebih dari 500 orang terluka.
Jauh sebelumnya, kecelakaan kereta pada 1963 yang melibatkan kereta barang dan dua kereta penumpang menewaskan sedikitnya 161 orang.
Sementara dalam insiden terbaru di Shin-Kanuma, aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan serta memastikan bagaimana prosedur keselamatan diterapkan sebelum pekerjaan di jalur kereta dilakukan.***




