Momen istimewa dialami oleh jajaran pebalap muda bertalenta Indonesia di Eropa. Veda Ega Pratama, Mario Aji, dan rekan-rekan setimnya dari Honda Team Asia mendapatkan kesempatan langka untuk menjajal lintasan dan berlatih bersama dua bintang ternama MotoGP, Marc Marquez dan Alex Marquez.
Manajemen tim, Anggono, menjelaskan bahwa momen langka di mana pebalap muda Indonesia berada dalam satu sirkuit dengan Marquez bersaudara tersebut sejatinya berlangsung secara alami tanpa rencana khusus.
“Di sana hal seperti itu normal, kebetulan saja sedang latihan di waktu dan lokasi yang sama,” ungkap Anggono saat dikonfirmasi, Jumat (21/8/2026).
Atmosfer Latihan Tingkat Tinggi di Eropa
Anggono menambahkan, berpapasan hingga menguji kemampuan di lintasan yang sama dengan para rider papan atas dunia merupakan hal yang lumrah di Eropa. Pasalnya, banyak sirkuit latihan profesional yang dimanfaatkan secara bersamaan oleh berbagai tim balap dari berbagai tingkatan kelas.
Tak hanya Marquez bersaudara, para pebalap Indonesia juga sempat berada dalam satu trek dengan talenta muda Moto3, Brian Uriarte.
“Ya kalau pas ketemu (Marquez atau pebalap MotoGP lain), langsung adaptasi. Karena di sana pilihan sirkuitnya banyak. Kemarin juga ada Brian Uriarte di lokasi yang sama,” lanjut Anggono.
Modal Berharga Menembus Level Dunia
Meski berawal dari ketidaksengajaan jadwal latihan, momen berada dalam satu lintasan dengan sang pemilik delapan gelar juara dunia menjadi amunisi motivasi dan pelajaran berharga (precious learning experience) bagi Veda Pratama dan Mario Aji.
Kesempatan memperhatikan secara langsung garis balap (racing line), teknik pengereman, hingga ketenangan Marquez bersaudara saat melibas tikungan diyakini dapat mengasah mentalitas dan kemampuan teknis para pebalap muda Indonesia untuk bersaing di panggung balap internasional yang lebih tinggi.





