MASON, OHIO – Cincinnati Open 2026 menghadirkan dominasi luar biasa petenis Amerika Serikat setelah empat wakilnya menembus semifinal.
Coco Gauff, Jessica Pegula, Frances Tiafoe, dan Brandon Nakashima menjadi empat wakil AS yang tersisa di babak empat besar.
Pencapaian itu membuat Cincinnati Open 2026 semakin menarik menjelang rangkaian turnamen menuju US Open.
Gauff melaju setelah mengalahkan petenis Ukraina Marta Kostyuk dengan skor meyakinkan 6-2, 6-2.
Kemenangan tersebut membawa Gauff kembali ke semifinal Cincinnati setelah sebelumnya meraih gelar turnamen ini pada 2023.
Gauff selanjutnya menghadapi kejutan terbesar turnamen, petenis Republik Ceko berusia 20 tahun Sara Bejlek.
Bejlek menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan juara Cincinnati 2019 Madison Keys melalui skor 3-6, 6-4, 7-6(5).
Sebelumnya, Bejlek juga membuat kejutan dengan mengalahkan petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka pada babak 16 besar.
Gauff mengakui pencapaian empat petenis AS di semifinal terasa luar biasa dan berharap negaranya mampu merebut dua gelar.
“Ini luar biasa, kami semua tampil sangat baik, dan semoga kami bisa meraih dua gelar,” ujar Gauff seperti dikutip dari ESPN, Sabtu (22/8/2026).
Ia menegaskan para petenis Amerika saling memberikan dukungan meski harus berjuang memperebutkan gelar di nomor masing-masing.
Tiafoe Hadapi Nakashima
Di nomor putra, Frances Tiafoe memastikan tiket semifinal setelah mengatasi perlawanan Lorenzo Musetti 7-6(2), 7-5.
Kemenangan tersebut mengantarkan Tiafoe ke semifinal Cincinnati untuk kedua kalinya setelah sebelumnya menjadi runner-up pada 2024.
Tiafoe akan menghadapi kompatriotnya, Brandon Nakashima, dalam duel semifinal sesama petenis Amerika Serikat.
Nakashima lolos setelah menundukkan Taylor Fritz melalui pertarungan tiga set dengan skor 7-6(9), 4-6, 6-3.
Pertemuan Tiafoe dan Nakashima menciptakan catatan penting karena dua petenis AS terakhir kali bertemu di semifinal Cincinnati pada 2010.
Saat itu, Andy Roddick dan Mardy Fish menjadi dua petenis Amerika yang mencapai empat besar turnamen tersebut.
Nakashima juga meneruskan tren impresifnya setelah sebelumnya mencapai final Masters 1000 pertamanya di Montreal.
“Saya mengenal Wayne dengan cukup baik, jadi saya memperkirakan servisnya akan bagus dan dia akan tampil maksimal,” kata Tiafoe.
Tiafoe menyebut kondisi mentalnya menjadi salah satu hal paling positif dari perjalanan di Cincinnati tahun ini.
“Yang paling membuat saya senang adalah kondisi mental saya, karena ini menjadi pekan yang sangat bagus,” ujar Tiafoe.
Nakashima sendiri dilatih Wayne Ferreira, mantan pelatih Tiafoe, sehingga duel semifinal mereka memiliki hubungan menarik di luar persaingan lapangan.
Pegula Tantang Swiatek
Jessica Pegula melengkapi dominasi Amerika setelah mengalahkan Amanda Anisimova dalam pertandingan sengit tiga set.
Pegula menang 6-4, 2-6, 7-6(4) setelah sempat kehilangan keunggulan pada set penentuan.
Petenis peringkat tiga dunia itu akan menghadapi Iga Swiatek dalam semifinal yang diperkirakan berlangsung ketat.
Swiatek lolos setelah Elena Rybakina mundur akibat cedera pergelangan kaki ketika pertandingan baru memasuki set pertama.
Dengan demikian, semifinal Cincinnati Open 2026 mempertemukan Tiafoe melawan Nakashima serta Gauff melawan Bejlek.
Semifinal lainnya mempertemukan Pegula dengan Swiatek, sementara Flavio Cobolli menghadapi Arthur Fils di sektor putra.
Cincinnati Open 2026 berlangsung hingga 23 Agustus di Mason, Ohio, dengan semifinal dijadwalkan pada Sabtu, 22 Agustus.
Persaingan menuju final semakin menarik karena empat petenis Amerika kini berpeluang membawa pulang gelar dari nomor masing-masing.***





