JAKARTA – Persaingan Persija Jakarta dan Persib Bandung ternyata tidak hanya panas di atas lapangan. Rivalitas dua klub besar Indonesia itu juga terlihat dari nilai pasar skuad yang mereka miliki menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.
Berdasarkan data Transfermarkt terbaru, Persib Bandung masih menjadi klub dengan nilai pasar skuad tertinggi di Super League. Maung Bandung tercatat memiliki total market value sekitar 9,55 juta euro atau setara Rp165,91 miliar.
Persija Jakarta berada tepat di belakangnya dengan nilai pasar sekitar 8,80 juta euro atau Rp152,96 miliar. Artinya, Macan Kemayoran masih tertinggal sekitar Rp12,95 miliar dari Persib.
Meski belum berhasil merebut posisi pertama, jarak tersebut menunjukkan persaingan yang cukup ketat. Apalagi, nilai pasar sebuah skuad dapat berubah seiring dengan perubahan performa pemain, transfer, maupun pembaruan valuasi yang dilakukan Transfermarkt.
Persija sendiri memiliki sejumlah pemain dengan nilai pasar yang cukup tinggi. Salah satu yang paling menonjol adalah Stjepan Loncar. Berdasarkan data yang dihimpun detikSport dari Transfermarkt, gelandang asal Bosnia-Herzegovina tersebut memiliki market value sekitar Rp20,86 miliar.
Selain Loncar, Persija juga memiliki pemain dengan nilai pasar tinggi seperti Rizky Ridho yang berada di kisaran Rp11,30 miliar dan Jordi Amat sekitar Rp9,56 miliar. Radovan Pankov dan Denis Kolinger juga masuk dalam jajaran pemain Persija dengan valuasi cukup tinggi.
Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa Persija tidak sekadar mengandalkan nama besar dalam membangun skuad. Macan Kemayoran memiliki kombinasi pemain lokal dan asing yang membuat nilai keseluruhan tim berada di papan atas kompetisi.
Di sisi lain, Persib juga mempunyai sejumlah pemain dengan market value tinggi. Salah satunya adalah Thom Haye yang saat ini tercatat memiliki nilai pasar sekitar 900 ribu euro atau kurang lebih Rp15 miliar jika dikonversikan dengan kurs yang digunakan Transfermarkt. Haye menjadi salah satu pemain paling bernilai di skuad Maung Bandung.
Persib juga diperkuat sejumlah pemain berpengalaman dan pemain yang memiliki rekam jejak bersama Timnas Indonesia. Dalam data Transfermarkt musim 2026/2027, Persib memiliki 35 pemain dengan rata-rata usia 28,3 tahun. Klub asal Bandung itu juga tercatat memiliki 12 pemain asing dan sembilan pemain yang berstatus pemain tim nasional.
Menariknya, persaingan nilai pasar Persib dan Persija sebenarnya sudah berlangsung dalam beberapa musim terakhir. Pada musim 2025/2026, Persib juga sempat tercatat sebagai klub dengan skuad termahal di kompetisi. Data Transfermarkt yang dikutip GoodStats pada Februari 2026 menunjukkan nilai skuad Persib mencapai 8,31 juta euro atau sekitar Rp165,49 miliar.
Sementara itu, Persija berada di posisi kedua dengan nilai pasar yang juga terus meningkat. Pada periode sebelumnya, nilai skuad Persija tercatat sekitar Rp125,58 miliar. Angka tersebut kemudian mengalami perubahan seiring dengan pergerakan pemain dan pembaruan valuasi.
Kondisi tersebut membuat persaingan kedua klub menjadi semakin menarik. Persija memang belum berhasil menggusur Persib dari posisi teratas, tetapi jaraknya cukup dekat untuk membuat persaingan status klub termahal tetap terbuka.
Namun, perlu dipahami bahwa market value Transfermarkt bukan berarti harga resmi yang harus dibayarkan klub jika ingin membeli seluruh pemain tersebut. Nilai tersebut merupakan estimasi nilai pasar pemain yang dapat berubah berdasarkan berbagai faktor, termasuk usia, performa, reputasi, kontrak, serta kondisi pasar transfer.
Dengan nilai sekitar Rp152,96 miliar, Persija kini menjadi salah satu klub dengan skuad paling mahal di Indonesia. Sementara Persib masih mempertahankan posisi teratas dengan sekitar Rp165,91 miliar.
Jadi, untuk saat ini Persija belum bisa disebut sebagai klub termahal karena Persib masih berada di atas. Tetapi dengan selisih sekitar Rp13 miliar, persaingan keduanya jelas belum selesai.
Buat rivalitas Persib dan Persija, pertarungan kali ini bukan cuma soal siapa yang lebih kuat di lapangan. Di luar lapangan, keduanya juga sedang berlomba membangun skuad bernilai tinggi. Tinggal menunggu waktu apakah Persija mampu benar-benar menyalip Persib dan merebut mahkota klub dengan nilai pasar tertinggi di Super League.





