JAKARTA – Warga Jakarta bakal punya pilihan transportasi umum baru untuk bepergian melintasi sejumlah kawasan ibu kota. LRT Jakarta Fase 1B yang menghubungkan kawasan Kelapa Gading hingga Manggarai dijadwalkan diresmikan pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan langsung proyek tersebut. Informasi ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Sabtu (22/8/2026).
Perpanjangan jalur ini menjadi bagian penting dalam pengembangan transportasi publik Jakarta. Kehadirannya diharapkan bisa membuat perjalanan masyarakat dari Jakarta Utara menuju kawasan pusat kota menjadi lebih mudah.
Jalur LRT Membentang 12,2 Kilometer
LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer dan mencakup 11 stasiun. Jalur tersebut merupakan kelanjutan dari layanan LRT Jakarta yang sebelumnya beroperasi dari Pegangsaan Dua hingga Velodrome.
Pada bagian Fase 1B, jalur LRT diteruskan dari Velodrome menuju Manggarai. Sejumlah stasiun baru berada di kawasan Rawamangun, Pramuka, Matraman hingga Manggarai.
Dengan adanya perpanjangan tersebut, jangkauan LRT Jakarta menjadi lebih luas dan semakin mendekati kawasan pusat aktivitas masyarakat.
Perjalanan Kelapa Gading-Manggarai Ditargetkan 28 Menit
Salah satu hal yang paling menarik dari jalur baru ini tentu soal waktu perjalanan.
Pemprov DKI Jakarta menargetkan perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai dapat ditempuh sekitar 28 menit. Waktu tersebut diharapkan bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang selama ini harus menghadapi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan Jakarta.
Selain mempercepat perjalanan, LRT juga diharapkan bisa membantu masyarakat berpindah dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
Bisa Layani hingga 80 Ribu Penumpang per Hari
LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai diproyeksikan mampu melayani hingga 80 ribu penumpang setiap hari.
Jumlah tersebut menunjukkan besarnya kapasitas yang diharapkan dari pengembangan jalur ini. Apalagi, jalur Manggarai merupakan salah satu kawasan penting dalam jaringan transportasi Jakarta karena menjadi titik pertemuan berbagai layanan kereta dan transportasi umum.
Dengan semakin banyaknya pilihan transportasi publik, masyarakat nantinya bisa lebih mudah mengatur perjalanan tanpa harus selalu menggunakan kendaraan pribadi.
LRT Bakal Terhubung dengan Banyak Moda Transportasi
Manggarai bukan sekadar stasiun tujuan akhir. Kawasan ini juga sedang dikembangkan sebagai salah satu titik integrasi transportasi di Jakarta.
Pemprov DKI berencana melanjutkan pembangunan jaringan LRT dari Manggarai menuju Dukuh Atas. Di kawasan Dukuh Atas sendiri terdapat berbagai moda transportasi seperti MRT Jakarta, KRL Commuter Line, kereta bandara, LRT, dan TransJakarta.
Pemerintah juga tengah menyiapkan pedestrian deck untuk memudahkan perpindahan penumpang dari satu moda transportasi ke moda lainnya.
Kalau seluruh jaringan tersebut nantinya terhubung dengan baik, perjalanan menggunakan transportasi umum di Jakarta bisa menjadi jauh lebih praktis.
Peresmian Dijadwalkan 26 Agustus
Saat ini proyek LRT Jakarta Fase 1B telah memasuki tahap akhir pengerjaan. Sejumlah laporan menyebut progres fisik proyek sudah mendekati 98 persen menjelang peresmian.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Presiden Prabowo dijadwalkan meresmikan LRT tersebut pada 26 Agustus 2026.
Setelah diresmikan, jalur ini diharapkan segera memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama mereka yang melakukan perjalanan dari kawasan Kelapa Gading, Rawamangun, Matraman hingga Manggarai.
Kehadiran LRT Kelapa Gading-Manggarai pun menjadi salah satu langkah Jakarta untuk memperkuat sistem transportasi publik. Dengan waktu tempuh yang ditargetkan sekitar 28 menit dan potensi layanan hingga 80 ribu penumpang per hari, jalur baru ini diharapkan bisa menjadi alternatif perjalanan yang lebih cepat dan nyaman bagi warga ibu kota.