JAKARTA — Polda Metro Jaya meminta perbankan menunda transaksi rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, selama lima hari kerja.
Penundaan transaksi tersebut dilakukan menjelang rencana demonstrasi di Jakarta pada Kamis, 27 Agustus 2026, sekaligus untuk memberi waktu kepada penyelidik mendalami aliran dana dalam rekening tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan permohonan penundaan transaksi berlaku sejak Jumat, 21 Agustus 2026, hingga Jumat, 28 Agustus 2026. Dalam periode tersebut, penyidik akan memeriksa aktivitas transaksi untuk memastikan ada atau tidaknya indikasi tindak pidana.
“Surat permohonan penundaan transaksi tersebut berlaku selama 5 hari kerja, terhitung mulai hari Jumat tanggal 21 Agustus 2026 dan berakhir pada hari Jumat tanggal 28 Agustus 2026,” kata Budi saat memberikan keterangan di Jakarta, Senin (24/8/2026).
Menurut Budi, kebijakan tersebut bukan berarti rekening disita. Penundaan transaksi dilakukan sementara agar penyelidik memiliki waktu untuk menelusuri dana yang masuk maupun keluar dari rekening tersebut.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan transaksi di dalam rekening tidak berkaitan dengan aktivitas yang berpotensi melanggar hukum. Jika selama lima hari kerja tidak ditemukan unsur pidana, akses transaksi akan kembali dibuka oleh pihak bank.
“Ya, kita melihat. Makanya kenapa penundaan transaksi itu diberi waktu 5 hari kerja. Pada saat dalam proses penyelidikan ini, tidak ditemukan pidana ya otomatis itu akan dibuka oleh pihak otoritas bank,” ujar Budi.
Sebaliknya, apabila penyelidik menemukan indikasi tindak pidana, pendalaman akan dilanjutkan. Salah satu hal yang menjadi perhatian polisi adalah kemungkinan adanya aliran dana dari pihak tertentu yang berkaitan dengan rencana membuat situasi keamanan Jakarta tidak kondusif.
Budi juga menyebut penyidik akan melihat kemungkinan adanya aliran dana yang bersumber dari aktivitas ilegal, termasuk judi online maupun narkoba.
“Tapi apabila ditemukan ada pidana, misalnya, mohon maaf ada aliran rekening dari orang untuk sengaja membuat Jakarta tidak aman, ada lagi rekening-rekening itu masuk dari, mohon maaf dalam tanda kutip, judi online ataupun aliran narkoba, ini kan juga harus kita lihat,” tuturnya.
Meski transaksi rekening ditunda sementara, Polda Metro Jaya memastikan tidak ada penyitaan terhadap saldo. Polisi menegaskan dana yang berada di dalam rekening tetap menjadi hak pemilik dan tidak akan berkurang selama proses pemeriksaan berlangsung.
“Kalau rekening itu, transaksi itu sehat, silakan. Selama 5 hari k



