JAKARTA – Masa depan Julian Alvarez di Atletico Madrid kembali menjadi sorotan setelah penyerang Argentina itu mendapat cemoohan keras dari suporter.
Alvarez kembali tampil ketika Atletico Madrid menghadapi Villarreal dalam pertandingan LaLiga di Stadion Metropolitano, Minggu sore.
Kehadirannya menjadi perhatian karena sebelumnya ia tidak dimainkan saat Atletico menghadapi Malaga untuk memulihkan kondisi setelah jeda pasca-Piala Dunia.
Saat namanya diumumkan, sebagian pendukung Atletico langsung memberikan siulan dan ejekan yang kembali terdengar ketika Alvarez masuk ke lapangan.
Alvarez baru dimainkan setelah pertandingan berjalan lebih dari satu jam ketika Atletico harus bermain dengan sepuluh pemain melawan Villarreal.
Pertandingan tersebut akhirnya berakhir 2-2 setelah Atletico mencetak gol penyama kedudukan pada fase akhir pertandingan.
Situasi semakin tegang seusai laga karena Alvarez langsung menuju ruang ganti dan tidak mengikuti rekan-rekannya untuk menyapa pendukung.
Sebuah syal bahkan terlihat dilempar ke arah Alvarez ketika pemain tersebut meninggalkan area lapangan.
Diego Simeone kemudian menjelaskan bahwa keputusan Alvarez tidak menemui suporter bukan berasal dari sang pemain, melainkan instruksi internal klub.
“Staf klub memberi tahu saya bahwa klub memutuskan Julian tidak perlu menemui suporter bersama rekan-rekannya, dan itu bukan keputusan Julian,” kata Simeone seperti dikutip dari Evening Standard, Senin (24/8/2026).
“Klub mengambil keputusan untuk menjauhkannya dari situasi tersebut dan meminta dia langsung menuju ruang ganti,” lanjut pelatih Atletico itu.
Simeone juga menolak memberikan nasihat kepada pendukung Atletico dan memilih menegaskan pentingnya persatuan jika klub ingin mengejar gelar.
“Saya tidak berada dalam posisi untuk memberikan nasihat kepada suporter, karena saya harus fokus menjalankan pekerjaan saya demi kepentingan olahraga Atletico Madrid,” ujarnya.
“Yang saya tahu, jika Atletico Madrid ingin memenangkan gelar, kami harus bersatu, karena kami membutuhkan para penyerang, terutama penyerang penting,” kata Simeone.
“Karena itu, kami semua harus bekerja ke arah yang sama agar tim mendapatkan apa yang dibutuhkan,” tambahnya.
Kondisi tersebut kembali menghidupkan spekulasi transfer Alvarez menjelang penutupan bursa musim panas karena Arsenal masih disebut memantau situasinya.
Arsenal sebelumnya dilaporkan menjaga komunikasi terkait Alvarez, sementara sang pemain lebih condong kepada keinginan bergabung dengan Barcelona.
Namun, Barcelona juga dikabarkan mulai mempertimbangkan alternatif lain sehingga persaingan mendapatkan Alvarez kini semakin sulit diprediksi.
Di sisi lain, perkembangan terbaru menunjukkan Atletico tetap bersikeras mempertahankan Alvarez dan Presiden Enrique Cerezo menegaskan klub tidak berniat menjual sang striker musim panas ini.
Arsenal karena itu masih harus menunggu perkembangan berikutnya meski ketegangan antara Alvarez, Atletico dan pendukung klub membuat masa depannya semakin tidak pasti.
Laporan terbaru juga menyebut Arsenal tetap menjaga minat terhadap Alvarez, sementara Atletico dikabarkan lebih terbuka terhadap kemungkinan transfer ke London dibanding melepasnya ke Barcelona.
Dengan bursa transfer yang memasuki fase akhir, keputusan Alvarez dan sikap Atletico dalam beberapa hari ke depan akan menjadi penentu utama kelanjutan saga tersebut.***





