JAKARTA – Victor Wembanyama kembali menjadi sorotan setelah tidak memasukkan Shai Gilgeous-Alexander (SGA) dalam susunan pemain pilihannya saat berbincang dengan Ronnie 2K.
Dalam wawancara tersebut, bintang San Antonio Spurs itu diminta memilih jajaran pemain sampul NBA 2K favoritnya sejak 2017.
Wembanyama menyebut sejumlah nama, tetapi SGA yang menjadi sampul NBA 2K26 justru tidak masuk dalam pilihannya.
Pilihan tersebut memancing perhatian karena Gilgeous-Alexander merupakan MVP NBA sekaligus MVP Final NBA dan MVP Final Wilayah Barat musim 2025-26.
SGA juga membawa Oklahoma City Thunder menjuarai NBA sebelum Spurs menyingkirkan mereka dalam Final Wilayah Barat musim berikutnya.
Karena itu, keputusan Wembanyama dianggap sebagian penggemar sebagai sindiran baru dalam persaingan kedua tim.
Namun, tidak ada pernyataan langsung dari Wembanyama yang memastikan bahwa absennya SGA dari daftar tersebut merupakan bentuk permusuhan pribadi.
Faktor selera juga tetap mungkin menjadi alasan karena pertanyaan Ronnie 2K memang meminta pilihan subjektif mengenai pemain sampul NBA 2K.
Meski demikian, hubungan kompetitif Spurs dan Thunder memang semakin menarik setelah kedua tim berulang kali berhadapan dalam pertandingan penting.
Pada musim 2025-26, San Antonio dan Oklahoma City bertemu 12 kali jika laga musim reguler, NBA Cup, dan playoff digabungkan.
Spurs bahkan menutup rangkaian tersebut dengan kemenangan 4-3 atas Thunder dalam Final Wilayah Barat.
Hasil itu membuat San Antonio melaju ke Final NBA sekaligus mengakhiri perjalanan Oklahoma City sebagai juara bertahan.
Guard Thunder Cason Wallace juga mengakui bahwa persaingan tersebut sudah layak disebut rivalitas.
“Tentu saja, saya merasa mereka lebih unggul dari kami,” kata Wallace dalam podcast Cousins bersama Vince Carter dan Tracy McGrady seperti dikutip Thunderous Intentions, Selasa (25/8/2026).
Wallace kemudian mengakui Spurs mengalahkan Thunder pada musim reguler maupun playoff sehingga Oklahoma City terdorong untuk membalas.
“Mereka mengalahkan kami di musim reguler dan playoff, jadi kami harus bangkit dan melawan balik.”
Pernyataan Wallace memperlihatkan bahwa kekalahan dari Spurs telah menjadi bahan bakar tambahan bagi Thunder menjelang musim baru.
NBA sendiri telah menjadwalkan pertemuan pertama kedua tim pada 20 Oktober 2026 di Frost Bank Center, San Antonio.
Pertandingan tersebut menjadi laga pembuka musim 2026-27 sekaligus ulangan Final Wilayah Barat yang berlangsung sengit tujuh pertandingan.
Pertemuan itu dijadwalkan menjadi pertandingan utama terakhir dalam rangkaian tiga laga pembuka NBA dan disiarkan secara nasional.
NBA juga menjadwalkan dua pertemuan berikutnya antara Thunder dan Spurs pada 11 Februari serta 14 Maret 2027.
Dengan demikian, kedua tim akan bertemu tiga kali pada musim reguler 2026-27 dan seluruh laga tersebut mendapat sorotan nasional.
Rivalitas ini menjadi semakin menarik karena Thunder memiliki SGA sebagai motor utama, sedangkan Spurs mengandalkan Wembanyama sebagai pusat proyek masa depan mereka.
Persaingan personal antara dua bintang tersebut pun berpotensi menambah daya tarik pada setiap pertemuan Spurs dan Thunder.
Meski belum ada bukti bahwa pilihan Wembanyama benar-benar ditujukan untuk menyindir SGA, respons penggemar telah membuat isu tersebut berkembang menjadi bahan pembicaraan.
Bagi penggemar NBA, duel pembuka pada 20 Oktober menjadi kesempatan pertama melihat apakah rivalitas panas musim lalu kembali berlanjut di lapangan.
Dengan latar belakang tujuh pertandingan Final Wilayah Barat dan motivasi balas dendam Thunder, duel Wembanyama melawan SGA dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling menarik musim 2026-27.***



