Naik kereta commuter line kini tak lagi sekadar perjalanan mobilitas rutin. Pengalaman menjelajahi kawasan Jabodetabek terasa kian berwarna berkat hadirnya program Stamp Railly, aktivitas berburu stempel estetis dan ikonik yang diselenggarakan oleh KAI dan KAI Commuter (KCI).
Setiap stempel dirancang secara unik mencerminkan identitas lokal stasiun tujuan—mulai dari arsitektur heritage, lanskap kota, flora dan fauna khas, hingga simbol budaya setempat. Untuk memulai perburuan ini, para traveler cukup menyiapkan Stamp Railly Passport, yaitu buku saku khusus yang siap diisi jajaran cap visual nan menawan dari setiap stasiun yang disinggahi.
5 Tips Jitu Berburu Stempel Stasiun Jabodetabek
Agar petualangan mengumpulkan stempel berjalan lancar dan berkesan, simak lima panduan praktis berikut:
-
Petakan 10 Stasiun Penyedia Stamp Railly
Tidak semua stasiun memiliki stan stempel ini. Pastikan Anda hanya singgah di 10 stasiun pilihan, yakni Stasiun Bogor, UI, Manggarai, Jakarta Kota, BNI City, Jatinegara, Tanah Abang, Tanjung Priok, Pasar Senen, dan Gambir.
-
Atur Waktu Transit dengan Matang
Jika berencana mengoleksi beberapa cap dalam satu hari perjalanan, manfaatkan stasiun penghubung seperti Manggarai atau Tanah Abang sebagai simpul transit. Rencanakan rute secara cermat agar perjalanan terasa santai tanpa perlu terburu-buru.
-
Abadikan Setiap Cap sebagai Kenang-kenangan
Mengingat setiap stempel mengusung desain ilustrasi berbeda, jangan lupa mengambil foto hasil cap sebagai dokumentasi visual. Rekaman foto ini cocok untuk diunggah di media sosial sekaligus menjadi penanda stasiun mana saja yang telah berhasil Anda tuju.
-
Amankan ‘Paspor Stempel’ Selama Perjalanan
Buku Stamp Railly Passport merupakan bukti autentik jelajah perjalanan Anda. Simpan buku ini di dalam kompartemen tas yang aman dan terhindar dari air agar stempel tidak pudar saat Anda menjelajahi area stasiun lainnya.
-
Nikmati Karakter dan Cerita di Setiap Stasiun
Berburu stempel bukan hanya soal mengejar kuantitas cap, melainkan menikmati nilai sejarah dan estetika dari setiap bangunan stasiun heritage yang dikunjungi.
Ekspansi Program Hingga Jawa dan Sumatra
Public Relations Manager KAI Commuter Indonesia (KCI), Leza Arlan, mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat membuat program ini tak berhenti di Jabodetabek saja. KCI berencana mengekspansi jaringan Stamp Railly ke berbagai wilayah di Pulau Jawa dan Sumatra hingga 2027.
“Awalnya memang di Jabodetabek, tetapi selanjutnya program ini akan kita kembangkan ke area Jawa dan Sumatra hingga 2027 mendatang, mencakup momen liburan Natal dan Tahun Baru hingga Lebaran,” jelas Leza.
Leza menambahkan bahwa target program ini bukan hanya pengguna setia Commuter Line, melainkan para railfans hingga wisatawan domestik dan mancanegara yang ingin merasakan pengalaman baru (customer experience) saat berwisata sejarah naik kereta.
Bagi Anda yang mencari kegiatan akhir pekan yang berbeda, segera miliki Stamp Railly Passport, tentukan rute stasiun impian Anda, dan mulailah berburu cap ikonik



