TANGERANG SELATAN — Empat puluh dua tahun sejak berdiri, Universitas Terbuka (UT) terus memperkuat perannya sebagai pelopor pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh di Indonesia. Dengan jumlah mahasiswa mencapai 856.444 orang, tantangan yang dihadapi UT kini tidak lagi sebatas memperluas akses pendidikan, tetapi juga memastikan inovasi yang dikembangkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
Semangat tersebut menjadi landasan Acara Puncak Dies Natalis ke-42 UT yang mengusung tema “Mendunia dengan Inovasi, Berdampak untuk Negeri”, Jumat (4/9/2026). Peringatan tersebut menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan UT selama lebih dari empat dekade, mengapresiasi berbagai pencapaian, sekaligus menegaskan komitmen universitas dalam menghadirkan inovasi yang relevan bagi masyarakat.
Acara puncak digelar di Universitas Terbuka Pusat, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, secara luring dan daring serta terhubung dengan sejumlah UT Daerah. Kegiatan tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian Dies Natalis ke-42 UT dan Disporseni Nasional Tahun 2026 yang diisi berbagai agenda akademik, sosial, olahraga, seni, inovasi, hingga pemberian penghargaan.
Seluruh rangkaian kegiatan diarahkan untuk memperkuat tiga pilar utama UT, yakni peningkatan kewibawaan akademik, perluasan daya jangkau dan layanan mahasiswa, serta peningkatan kualitas dan kapasitas tata kelola institusi.
Peringatan diawali dengan laporan Ketua Dies Natalis ke-42 UT, Prof. Dr. Ucu Rahayu, M.Sc., yang kemudian dilanjutkan sambutan Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si.
Dalam rangkaian acara tersebut, UT juga menampilkan Company Profile UT 2026 dan video sejarah UT. Penayangan tersebut menjadi bagian dari upaya menggambarkan perjalanan, transformasi, serta arah pengembangan UT dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi yang terus berubah.
Suasana acara kemudian semakin meriah dengan penampilan langsung Mr. Lee Sung Kun, yang dilanjutkan dengan penyerahan hasil karya dan penghargaan. UT juga memberikan Anugerah Prakasa Inklusi serta penghargaan Rekor MURI sebagai bentuk apresiasi terhadap berbagai karya, kontribusi, dan pencapaian yang selaras dengan semangat Dies Natalis ke-42.
Dorong Inovasi dan Transformasi Digital
Komitmen terhadap inovasi turut diwujudkan melalui peluncuran Aplikasi dan UT Jakarta 2. Agenda tersebut menjadi salah satu rangkaian penting dalam perayaan Dies Natalis ke-42, bersamaan dengan peluncuran Buku Dies Natalis ke-42 UT dan Buku non Bahan Ajar (BNBA).
Buku Dies Natalis ke-42 UT memuat berbagai prestasi, karya, dan produk inovatif yang dihasilkan dosen maupun mahasiswa UT. Publikasi tersebut sekaligus menjadi gambaran capaian akademik dan inovasi yang terus dikembangkan di lingkungan universitas.
Selain peluncuran berbagai inovasi, acara puncak juga menjadi ajang pemberian apresiasi kepada sivitas akademika, mitra, dan berbagai pihak yang berkontribusi terhadap perkembangan UT.
Pada kesempatan tersebut, UT mengumumkan para pemenang Disporseni Nasional UT Tahun 2026 dan rangkaian kompetisi Dies Natalis. Anugerah Mitra UT turut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dukungan dan kolaborasi para mitra.
Sementara itu, Rektor Award diberikan kepada penerima terbaik dalam sejumlah kategori, meliputi Dosen Terbaik, Ketua Program Studi Terbaik, Tenaga Kependidikan Terbaik, UT Daerah Terbaik, Tenaga Keamanan Terbaik, Tenaga Kebersihan Terbaik, serta Tenaga Pemeliharaan Gedung Terbaik.
Perkuat Jejaring Alumni
Kehadiran alumni turut menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-42 UT. Sejumlah jajaran Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) hadir dalam acara tersebut.
Kehadiran para alumni memperkuat hubungan antara UT dan jejaring lulusannya yang kini berkiprah serta memberikan kontribusi di berbagai sektor. Jejaring tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat dan dampak UT di tengah masyarakat.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan peluncuran dan peresmian Mars PERMATA atau Perempuan Mandiri Universitas Terbuka. Acara juga dimeriahkan penampilan Armada Band, penayangan logo Dies Natalis ke-42 UT, serta penyerahan kepanitiaan Dies Natalis dan Disporseni untuk periode berikutnya.
Berbagai agenda tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan identitas institusi.
Dari Perluasan Akses Menuju Perluasan Dampak
Memasuki usia ke-42, UT terus menunjukkan perkembangan sebagai perguruan tinggi yang memiliki jangkauan luas. Saat ini, UT melayani 856.444 mahasiswa yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan sejumlah negara.
Jumlah tersebut mencerminkan posisi strategis UT dalam menyediakan pendidikan tinggi yang terbuka, fleksibel, berbasis teknologi, serta dapat diakses tanpa terbatas ruang dan waktu.
Tema “Mendunia dengan Inovasi, Berdampak untuk Negeri” pun menjadi lebih dari sekadar tema peringatan. Tema tersebut merepresentasikan arah pengembangan UT dalam menghadapi perubahan lanskap pendidikan tinggi.
Melalui inovasi di bidang pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, layanan mahasiswa, hingga tata kelola, UT berupaya memastikan ekspansi dan pengakuan di tingkat global tetap berorientasi pada manfaat konkret bagi Indonesia.
Pada usia ke-42, perjalanan UT memasuki fase baru: dari sekadar membuka akses pendidikan menuju upaya memperluas dampak. Dies Natalis tahun ini menjadi penegasan bahwa pendidikan terbuka tidak hanya mengenai kemampuan menjangkau lebih banyak pembelajar, tetapi juga bagaimana setiap inovasi, layanan, karya, dan kolaborasi mampu menciptakan peluang yang semakin luas bagi masyarakat untuk belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi bagi negeri.