Hasil akhir balapan Formula 1 Grand Prix Monaco edisi Juni lalu resmi dikocok ulang untuk kedua kalinya. Pembalap Alpine, Pierre Gasly, dipastikan kehilangan raihan podium pribadinya setelah sanksi penalti yang sempat dibatalkan, kini resmi diberlakukan kembali akibat kemenangan banding yang diajukan oleh tim McLaren dan Red Bull.
Keputusan mengejutkan tersebut diumumkan secara resmi oleh FIA di sela-sela sesi latihan bebas (Free Practice) GP Italia pada Jumat (4/9/2026). Langkah ini menyusul hasil sidang tertutup Pengadilan Banding Internasional (International Court of Appeal) di Paris yang menyatakan bahwa protes dari McLaren dan Red Bull sah dan beralasan secara hukum.
Perubahan Klasemen Balapan Monaco
Dengan dikabulkannya banding tersebut, komposisi finish di seri Monaco mengalami perombakan signifikan:
-
Isack Hadjar (Red Bull): Berhak merebut kembali podium ketiga.
-
Oscar Piastri (McLaren): Naik kembali ke posisi keempat.
-
Liam Lawson & Arvid Lindblad (Racing Bulls): Masing-masing mengamankan posisi kelima dan keenam.
-
Pierre Gasly (Alpine): Melorot dan terlempar ke posisi ketujuh.
Kronologi Drama Penalti dan Pengukuran Pit Lane
Saat melintasi garis finish di Sirkuit Jalan Raya Monaco Juni lalu, Gasly sebenarnya menyentuh garis di urutan ketiga. Namun, steward menjatuhkan dua kali penalti waktu 5 detik akibat pelanggaran batas kecepatan di pit lane (speeding in pit lane), yang melempar posisinya ke urutan tujuh.
Tim Alpine sempat membalikan keadaan lewat jalur Right of Review usai menemukan adanya kesalahan teknis pengukuran panjang pit lane oleh penyelenggara. Keputusan tersebut sempat memulihkan podium Gasly.
Namun, perlawanan gigih dari McLaren dan Red Bull melalui pengadilan tingkat banding tertinggi FIA di Paris akhirnya meruntuhkan klaim Alpine, sekaligus menegakkan kembali sanksi akumulasi 10 detik bagi pembalap asal Prancis tersebut.