JAKARTA – Real Madrid harus menerima kekalahan pertama musim ini setelah secara mengejutkan takluk 0-1 dari Real Betis dalam lanjutan La Liga, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut terasa semakin menyakitkan karena Los Blancos memiliki peluang menyamakan kedudukan melalui penalti Kylian Mbappe pada menit ke-93.
Mbappe ditunjuk sebagai eksekutor setelah Vinicius Junior dijatuhkan di area terlarang dan wasit memberikan hadiah penalti untuk Madrid.
Namun, eksekusi penyerang asal Prancis itu berhasil ditepis kiper Real Betis Alvaro Valles yang tampil gemilang hingga pertandingan berakhir.
Momen tersebut kemudian memicu perdebatan karena pemain Betis Marc Bartra terlihat memasuki kotak penalti sebelum Mbappe menyentuh bola.
Jika pelanggaran dianggap terjadi, penalti berpotensi diulang dan Madrid masih memiliki kesempatan untuk menghindari kekalahan.
Akan tetapi, tayangan ulang memperlihatkan kaki Bartra belum menyentuh rumput di dalam kotak penalti ketika Mbappe melakukan tendangan.
Bek Betis tersebut memang sudah condong ke arah area penalti, tetapi posisinya masih melayang sehingga wasit tidak menilai terjadi pelanggaran encroachment.
Keputusan tersebut menjadi detail kecil yang berdampak besar karena Valles kemudian mampu mengamankan bola hasil tendangan Mbappe.
Madrid sebelumnya juga sempat mencetak gol melalui pemain pengganti Carlos Espi, tetapi VAR menganulirnya karena posisi offside yang sangat tipis.
Jose Mourinho pun mengaku sulit menerima kekalahan tersebut karena menurutnya timnya tampil dominan dan menciptakan banyak peluang sepanjang pertandingan.
“Terkadang Anda kalah tanpa mengetahui alasannya, dan hal itu memang tidak dapat dijelaskan,” ungkap Mourinho seperti dikutip HITC, Sabtu.
Mourinho menilai Madrid mengendalikan permainan dan terus membangun serangan sehingga hasil imbang saja sebenarnya sudah terasa mengecewakan.
“Kami sepenuhnya mengendalikan pertandingan dan menciptakan banyak serangan serta peluang.”
Ia menambahkan bahwa kekalahan tersebut terasa semakin sulit diterima karena performa Madrid menurutnya layak mendapatkan hasil yang lebih baik.
Mourinho juga enggan menjadikan keputusan wasit sebagai kambing hitam karena mengaku belum melihat insiden penalti dan gol yang dianulir secara cukup jelas.
“Besok saya mungkin mengubah pendapat saya, tetapi tidak hari ini,” ujar Mourinho.
Pelatih asal Portugal itu tetap memberikan pembelaan kepada para pemainnya dan menegaskan tidak ada alasan untuk menyalahkan mereka atas hasil pertandingan.
“Saya tidak punya alasan untuk menyalahkan para pemain,” kata Mourinho.
“Kami layak menang, tetapi kelayakan tidak menjamin Anda mendapatkan satu poin,” lanjutnya.
Kekalahan dari Real Betis sekaligus menghentikan catatan tiga kemenangan beruntun Madrid di awal kompetisi La Liga musim ini.
Hasil tersebut juga datang pada momentum penting karena Madrid segera memasuki persaingan Liga Champions dengan menghadapi Inter pada Selasa pekan depan.
Kegagalan penalti Mbappe, penyelamatan Valles, keputusan VAR, dan gol yang dianulir membuat kekalahan Madrid menjadi salah satu laga paling dramatis sejauh musim ini.
Bagi Madrid, fokus kini harus segera dialihkan karena tantangan berikutnya di Liga Champions menuntut respons cepat setelah kehilangan momentum di kompetisi domestik.***