JAKARTA – Xabi Alonso menyematkan pujian tinggi kepada Joao Pedro dengan menyebut striker Chelsea itu memiliki karakter permainan yang mengingatkannya pada Karim Benzema.
Joao Pedro menjelma menjadi salah satu pemain paling menonjol di Chelsea sejak bergabung dari Brighton dengan nilai transfer £60 juta atau sekitar Rp1,43 triliun.
Striker asal Brasil tersebut mencetak 20 gol di seluruh kompetisi pada musim 2025-2026 dan menjadi salah satu sumber produktivitas utama The Blues.
Performa Joao Pedro kembali mencuri perhatian pada awal musim ini setelah ia meraih penghargaan Pemain Terbaik Premier League untuk pertama kalinya.
Ia mencetak gol sekaligus memberikan assist ketika Chelsea meraih kemenangan atas Fulham dan Brighton di awal kompetisi.
Xabi Alonso menilai kontribusi Joao Pedro tidak hanya terlihat dari kemampuan mencetak gol, tetapi juga dari kematangan dan karakter yang ditunjukkannya.
“Dia tampil luar biasa, bukan hanya dari sisi sepak bola, tetapi juga kepribadiannya dan kematangannya,” kata Alonso seperti dikutip Evening Standard, Sabtu (12/9/2026).
Menurut Alonso, Joao Pedro memiliki ambisi besar untuk mempertahankan performa tinggi dan terus bersaing mendapatkan penghargaan individu.
“Dia memiliki target yang sangat kuat musim ini, yakni menjalani musim hebat dan mencetak banyak gol,” ujar Alonso.
“Dia ingin menjadi kandidat Pemain Terbaik Bulanan bukan hanya bulan ini, tetapi juga pada bulan-bulan berikutnya,” lanjutnya.

Alonso mengaku tidak terkejut melihat perkembangan pesat Joao Pedro, tetapi merasa sangat senang Chelsea memiliki striker dengan karakter seperti dirinya.
“Saya sebenarnya tidak terkejut, tetapi sangat senang dengan pemain yang kami miliki bersama Joao,” tutur Alonso.
Pelatih Chelsea itu kemudian memberikan perbandingan menarik dengan sosok Karim Benzema, mantan striker Real Madrid yang dikenal memiliki kemampuan komplet.
“Sebagai profil seorang striker, dia sepertinya mampu melakukan semuanya dan mengingatkan saya kepada Karim Benzema,” kata Alonso.
“Dia bagus di dalam kotak penalti, mampu bermain di luar kotak, bisa bergerak ke sisi kiri dan juga kuat dalam duel udara,” lanjutnya.
Alonso menilai kemampuan Joao Pedro yang serba bisa membuat sang pemain memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi penyerang papan atas.
“Dia sangat komplet dan memiliki kecerdasan dalam bermain,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut.
Meski demikian, Alonso mengingatkan bahwa Joao Pedro masih muda sehingga masih terdapat sejumlah aspek permainan yang perlu terus diasah.
“Dia masih muda dan masih memiliki beberapa hal yang harus dikembangkan, tetapi kualitas luar biasa yang dimilikinya sudah sangat banyak,” katanya.
Joao Pedro sebelumnya tidak dimainkan ketika Chelsea bangkit dan menyingkirkan Leeds pada ajang Carabao Cup, Rabu malam.
Keputusan tersebut diperkirakan berkaitan dengan kebutuhan menjaga kebugaran sang striker setelah menjalani awal musim yang sangat padat.
Joao Pedro kini diproyeksikan kembali menjadi starter ketika Chelsea menjamu Hull dalam lanjutan Premier League pada Sabtu.
Pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Joao Pedro untuk memperbaiki catatan pribadinya ketika menghadapi Hull.
Ia baru dua kali berhadapan dengan Hull sepanjang kariernya dan belum pernah mencetak gol ataupun merasakan kemenangan ketika melawan The Tigers.
Dengan performa yang sedang meningkat, Joao Pedro berpeluang menjadi salah satu pemain penting dalam proyek Chelsea bersama Alonso musim ini.***