Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) resmi meluncurkan saluran pengaduan cepat bertajuk Hotline Bongkar Mafia Haji dan Umrah melalui nomor 0811-8885-888. Layanan ini dihadirkan untuk mempercepat respons pemerintah terhadap indikasi penipuan serta penyelewengan dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di Indonesia.
Peluncuran saluran siaga ini diumumkan langsung oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam Peringatan 1 Tahun Kemenhaj RI di Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).
“Salah satu program utama yang kita luncurkan hari ini adalah Hotline Bongkar Mafia Haji dan Umrah. Ini komitmen kita untuk mengakselerasi penanganan masalah dan membuka diri seluas-luasnya agar publik bisa melapor sesegera mungkin,” ujar Dahnil.
Perintah Presiden Prabowo: Bersih-Bersih Kartel Haji dan Umrah
Dahnil menegaskan bahwa penumpasan praktik culas yang merugikan para calon jemaah telah menjadi fokus utama Kemenhaj sejak pertama kali dibentuk. Langkah ketat ini merujuk pada arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas jaringan kejahatan dan korupsi di seluruh lini pelayanan publik.
Saluran pengaduan tersebut nantinya akan langsung terhubung dan ditindaklanjuti oleh tim gabungan Kemenhaj, baik di tingkat pusat maupun jajaran daerah.
“Hotline ini menjadi pesan tegas kepada seluruh masyarakat bahwa sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto, kita melakukan aksi bersih-bersih di semua sektor, termasuk sektor perhajian dari ancaman kartel dan mafia,” tegasnya.
Tim Khusus Dikerahkan Tampung Aduan Publik
Menyadari besarnya potensi laporan yang akan masuk dari berbagai pelosok Tanah Air, Dahnil meminta tim pengelola hotline untuk bersiap bekerja ekstra ketat setiap hari.
Pemerintah berkomitmen untuk mengevaluasi setiap laporan masyarakat guna mengurai benang kusut masalah travel nakal, visa non-prosedural, hingga permainan kuota yang kerap menjerat calon jemaah.
“Setiap hari kita berhadapan dengan masalah ini. Sejak awal kami sudah ingatkan adanya kartel yang diisi oleh mafia haji dan umrah. Lewat pengaduan ini, kita akan tindak tegas,” pungkas Dahnil.