LONDON – Chelsea mengawali pertandingan Liga Inggris melawan Bournemouth dengan ledakan gol di Stamford Bridge, Sabtu (10/10/2026) malam, setelah unggul 2-0 hanya dalam tiga menit pertama.
Tim asuhan Xabi Alonso itu langsung menekan sejak peluit awal, membuat Bournemouth harus menghadapi situasi sulit sebelum pertandingan berkembang lebih jauh.
Gelandang veteran Jordan Henderson membuka keunggulan Chelsea pada menit kedua melalui penyelesaian spektakuler, sebelum Morgan Rogers menggandakan skor sekitar satu menit kemudian.
Gol cepat tersebut mempertegas reputasi Chelsea di bawah arahan Alonso yang dikenal mampu membawa timnya memulai pertandingan dengan agresif sepanjang kompetisi Liga Inggris 2026/2027.
Rogers menjadi salah satu pemain kunci dalam tren tersebut karena telah mencetak tiga dari enam gol Chelsea yang tercipta dalam tujuh menit pertama pertandingan liga musim ini.
Catatan itu menunjukkan betapa berbahayanya Chelsea pada fase awal pertandingan, terutama ketika lawan belum sepenuhnya menemukan ritme permainan.
Menurut laporan sumber, hanya dua pertandingan Liga Inggris yang mencatat keunggulan 2-0 lebih cepat dibandingkan Chelsea, yakni Leicester City kontra Derby County pada April 1998 dan Luton Town melawan Brighton pada Januari 2024.
Keunggulan dini tersebut membuka peluang bagi Chelsea untuk meraih kemenangan besar, tetapi Bournemouth masih memiliki kesempatan membalikkan keadaan jika mampu memperbaiki organisasi pertahanan dan meningkatkan efektivitas serangan.
Tim besutan Marco Rose itu kini menghadapi tantangan berat di kandang Chelsea, sementara tuan rumah berusaha mempertahankan momentum untuk mengamankan hasil maksimal.
Jalannya Laga
Chelsea langsung menggebrak pada menit ketiga ketika Henderson mencetak gol pembuka melalui assist Cole Palmer, sebelum Morgan Rogers menggandakan keunggulan pada menit ke-10.
Bournemouth berusaha menghentikan tekanan Chelsea, tetapi hingga babak pertama berakhir, tim tamu belum mampu memperkecil ketertinggalan dan harus memasuki jeda dengan skor 0-2.
Memasuki babak kedua, Joao Pedro memperlebar jarak menjadi 3-0 pada menit ke-51 setelah menerima umpan Pedro Neto.
Bournemouth sempat memberikan perlawanan melalui gol Evanilson pada menit ke-62 yang mengubah kedudukan menjadi 3-1.
Namun, Chelsea segera merespons dan kembali menjauh ketika Joao Pedro mencetak gol keduanya pada menit ke-69 berkat assist P. Chavarría.
Henderson kemudian melengkapi penampilan impresifnya dengan gol kedua pada menit ke-70, sekaligus memastikan Chelsea menutup pertandingan dengan kemenangan telak 5-1.***