JAKARTA – Suporter Persib Bandung, Bobotoh, menyampaikan pesan kepedulian terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui sebuah spanduk saat pertandingan melawan Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (18/10/2026).
Spanduk bertuliskan “Langit Seharusnya Biru” dibentangkan di tengah tribun penonton. Pesan tersebut menjadi bentuk perhatian Bobotoh terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan.
Aksi itu turut menarik perhatian pengguna media sosial setelah foto spanduk diunggah akun Instagram @pemain.keduabelass. Unggahan tersebut disertai kalimat “Langit seharusnya biru, all eyes on KARHUTLA”, yang mengajak masyarakat untuk terus memperhatikan persoalan kebakaran hutan dan lahan.
Pesan Lingkungan dari Tribun Stadion
Spanduk tersebut membawa pesan bahwa dukungan sepak bola dapat menjadi sarana menyuarakan persoalan sosial dan lingkungan. Di tengah atmosfer pertandingan, Bobotoh menggunakan ruang tribun untuk mengingatkan publik mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan memperhatikan masyarakat yang terdampak karhutla.
Kalimat “Langit Seharusnya Biru” menggambarkan harapan agar masyarakat dapat kembali menikmati udara bersih tanpa terganggu asap kebakaran. Sementara itu, seruan “All Eyes on Karhutla” menekankan pentingnya menjaga perhatian publik terhadap persoalan tersebut.
Aksi ini juga memperlihatkan bahwa komunitas suporter tidak hanya berperan dalam mendukung klub di lapangan, tetapi dapat ikut menyampaikan pesan kepedulian terhadap isu yang lebih luas.
Karhutla dan Dampaknya bagi Masyarakat
Kebakaran hutan dan lahan berpotensi menimbulkan kabut asap yang mengganggu kualitas udara, kesehatan masyarakat, serta aktivitas sehari-hari. Kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan, dapat menghadapi risiko lebih besar ketika terpapar polusi asap.
Karena itu, penanganan karhutla membutuhkan upaya pencegahan, pemadaman, pemantauan titik panas, serta perlindungan bagi warga di wilayah terdampak.
Pesan yang dibawa Bobotoh melalui spanduk tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan lingkungan membutuhkan perhatian bersama. Sepak bola pun dapat menjadi ruang untuk menyampaikan solidaritas dan mendorong masyarakat agar tidak melupakan dampak kebakaran hutan dan lahan terhadap kehidupan warga.